Kohati HMI Cabang Ternate Evaluasi Panitia STQ Nasional, Penyebab Duta Salah Kostum

Daerah, Maluku Utara816 Dilihat

Foto : Pengurus Kohati HMI Cabang Ternate

TIMURPOST.com, MALUT — Seleksi Tilawah Qur’an (STQ) Tingkat Nasional yang di selenggarakn di Provinsi Maluku Utara tepatnya di kota Sofifi mendapat banyak apresiasi dari masyarakat dengan harapan semoga kedepannya Provinsi Maluku Utara bisa lebih maju.

Menjelang pembukaan STQ Nasional pada 16 Oktober masyarakat di gemparkan dengan beredarnya foto Duta STQ Nasional di sosial media dengan menggunakan salempang yang bertuliskan Duta STQ Nasional 2021, namun pakaian atau busana yang digunakan tidak sesuai konsep kegiatan dalam hal ini syariat Islam.

”Wahai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan ALLAH Maha Pengampun  Maha Penyayang” (Q.S Al Ahzab ayat 59). Ungkap Miranti Buamona kepada kru POSTTIMUR.com,(15/10/2021).

Foto : Miranti Buamona, Kabid Eksternal Kohati HMI Cabang Ternate

Kabid Eksternal Kohati HMI Cabang Ternate itu juga menanggapi bahwa Duta salah kostum ini tejadi karena kelalaian dari Panitia Pelaksana STQ Nasional, dalam hal ini LO atau bidang terkait.

“Hal ini dapat dilihat melalui tidak adanya seleksi pemilihan Duta STQ Nasional dan penetapan-penetapan standar untuk menjadi Duta STQ Nasional Tahun 2021”.

“Duta seharusnya bisa menjadi utusan terbaik dari yang terbaik, yang dipilih melalui proses seleksi yang panjang dan matang dengan melakukan karantina serta pelatihan-pelatihan, khususnya pemahaman tentang nilai-nilai keIslaman sesuai dengan konsep kegiatan yang dicanangkan”. Tukasnya

Klarifikasi dari LO bahwa beredarnya foto 20 Duta dan Puteri STQ dengan pakaian tersebut hanya untuk mengecek lokasi, bukan untuk penyambutan atau menjemput kafilah STQ. Mengingatkan kami pada peribahasa “Dimana bumi di pijak, di situ langit dijunjung”. Peribahasa ini menegaskan dengan jelas bahwa di manapun kita berada haruslah kita mengikuti atau menghormati adat istiadat di tempat tinggal kita. Ungkap Miranti

Pengurus KOHATI HMI Cabang Ternate Melalui Bidang Eksternal Kohati mendesak kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar mengevaluasi Panitia STQ Nasional khususnya LO atau bidang terkait. Hal ini juga menjadi teguran tentang pentingnya penanaman pemahaman-pemahaman kepada generasi muda muslim Maluku Utara mengenai nilai-nilai dan syariat Islam.

#tp/Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *