International Women’s Day, Ketua Bidang Pemberdayaan Pemuda Dan Milenial DPP KNPI Gelar Diskusi Keunggulan Gender dan Keunggulan Menuju Dunia Yang Ideal

Opini51 Dilihat

Oleh: Putri Khairunisa
 Penulis Adalah Pengurus DPP KNPI

Diskusi Lintas Generasi International Women’s Day, sebagai Trobosan menuju Ruang ideal Politik, ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan dalam menghadapi tantangan era Distrupsi dan ektabilitas Politik perempuan menuju politik internasional.

Diskusi ini Diinisiasi oleh Ketua Bidang Pemberdayaan Pemuda Dan Milenial DPP KNPI (Putri Khairunnisa) Dalam Diskusi tersebut dihadiri oleh beberapa Narasumber dari berbagai Elemen dan OKP Yang dipelopori oleh Perempuan dengan narasi dan gagasan dimomentum Hari perempuan internasional.

Agenda Diskusi Tersebut Dibuka Oleh Ketua Umum DPP KNPI “Haris Pertama” yang juga menyampaikan sebagai perempuan khusus nya perempuan muda harus bisa menorehkan tinta emas untuk negara kita masing”

Narasumber pertama dengan narasi dan kesimpulannya yakni. Dari Narasi diatas, Sosok dan inspiratif Perempuan Menurut ‘(Putri Khairunnisa)” sebagai Kodrat perempuan, kedudukan dan Eksistensi Perempuan telah memperjuangkan kesetaraan gender sejak zaman dahulu. perempuan dan perempuan sekarang setara, ada juga peningkatan dalam hal legislatif dan teknologi berkelanjutan. Sebagai generasi muda, khususnya perempuan, kita harus menjaga kesetaraan gender. Perempuan dan laki-laki memiliki tempat masing-masing dalam masyarakat. Banyak isu yang muncul terkait wanita. keterwakilan perempuan dalam politik penting karena ada tanggung jawab bagi perempuan dan anak, dan perempuan perlu menjalankan tugasnya sebagai pemimpin. Hancurkan bias untuk kesetaraan gender.

Bias gender merusak tatanan sosial kita dan merendahkan kita semua. Ini bukan hanya masalah hak asasi manusia; itu adalah pemborosan yang luar biasa dari potensi manusia di dunia. Dengan mengingkari persamaan hak perempuan, kita menyangkal kesempatan setengah populasi untuk menjalani hidup sepenuhnya. Kesetaraan politik, ekonomi dan sosial bagi perempuan akan menguntungkan semua warga dunia. Kesetaraan gender bukan hanya hak asasi manusia yang mendasar, tetapi juga fondasi yang diperlukan untuk dunia yang damai, sejahtera, dan berkelanjutan. Hancurkan Bias!

“(Anna Karina Jardin)”

Menyampaikan bahwa Perempuan dapat tumbuh bersama jika saling bahu membahu. Kesetaraan gender bukan hanya sekedar pembahasan melainkan perempuan harus berkarya. di filipine kesetaraan gender menjadi pembahasan utama, perempuan memiliki nilai yang harus diperjuangkan. Perempuan perlu mengafirmasi diri karena dengan itu dapat meningkatkan kepercayaan diri, salahsatu caranya dengan membuat artworok afirmasi diri.

Dari Narasi Diatas “(Febi Eka Putri)” Menyampaikan pula terkait Peran perempuan yakni, pembangunan yang lebih dari terukur adalah kebebasan. pembangunan memiliki komponen tujuan. Keterlibatan perempuan di berbagai sektor perlu diperjuangkan. Bias gender membuat stigma perempuan mampu menjadi pemimpin. transformasi perempuan menjadi berdaya, dengan membebaskan pilihan apa yang mereka inginkan. Adanya kebebasan dapat berdampak positif pada bidang pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial.

Sebagai Urgensi Perempuan Narasumber selanjutnya “(Umiroh fauziah)” menegaskan banyak permasalahan perempuan di dunia kerja. Kesejahteraan ekonomi perempuan harus diperhatikan, terutama mereka yang menjadi tenaga kerja asing. hak perempuan harus diperjuangkan. perempuan membutuhkan spesialisasi khusus dan perlu diakomodasi di setiap sektor kehidupan.

Sebagai Hakikat perempuan “(Malona Trisnawatu Aruan)” Menerangkan bahwa peran dan keterwakilan perempuan dalam politik penting karena ada tanggung jawab bagi perempuan dan anak, dan perempuan perlu menjalankan tugasnya sebagai pemimpin. Hancurkan bias untuk kesetaraan gender.

Dari Narasi Diatas ditegaskan Kembali oleh “(Saira Saima)” wanita bisa melakukan berbagai hal termasuk yang bisa dilakukan oleh pria. Potensi perempuan harus dituangkan dalam berbagai kompetisi. perempuan harus saling menghargai, termasuk harus menghargai laki-laki. Kesetaraan gender perlu memperhatikan kesehatan mental. setiap orang memiliki hak yang sama. Jika Anda mencintai diri sendiri, Anda bisa menghargai orang lain.

Nah dari kedudukan dan ekspetasi Perempuan dalam aksiologi politik, “(Seidishova Dinara Toktasovna)” sosiologi perkembangan perempuan di kasakhztan adalah negara ke 9 terbesar di Dunia yang juga memiliki kelompok tematik gender perempuan kazakhstan. kesetaraan gender dan pengembangan ekonomi perempuan perlu untuk diperjuangkan.

Ditegaskan Pula oleh Narasumber selanjutnya yakni “(Nadia Yulianti Putri)” Kesetaraan gender cukup baik dan walaupun banyak hal positifnya, kesetaraan gender sangat penting di Indonesia. Kesetaraan gender bersifat komplementer, karena memiliki tugas masing-masing. Peran perempuan di era society 5.0 sangat berpengaruh, terutama di masa pandemi COVID-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *