Bang Azis : Zainuddin MZ Reborn

Opini171 Dilihat

Yayasan Warga Betawi (YWB) adalah salah satu Organisasi Betawi yang telah menorehkan tinta emas Kebetawian dalam kiprahnya, YWB didirikan oleh KH.Zainudin MZ, KH. Syafii Hadzami, H.Komarudin dan tokoh Betawi lainnya.

Semasa dipimpin Oleh Zaenudin MZ, YWB pernah menyelenggarakan aktifitas besar dan berdampak luas ke Masyarakat Jabodetabek, aktifitas tersebut antara lain ; Gebyar Betawi Ngumpul yang dihadiri Presiden BJ.Habibie, Gus Dur dan pejabat Negara lainnya pada masa itu.

Dalam bidang Dakhwah dan sosial YWB menggelar Tabligh Akbar di beberapa Kota yang diawali dengan santunan Yatim dan masih banyak aktifitas lainnya sehingga menjadikan nama YWB memiliki tempat tersendiri di masyrakat Indonesia khususnya Betawi.

Kini YWB sepeninggal tokoh dan Kiyai yang telah tiada, maka Tokoh dan intelektual Betawi berkumpul pada Rabu 8 Februari 2023 di Glamping Paseban, Mega Mendung Jawa Barat, untuk merevitalisasi Yayasan Warga Betawi (YWB) dan melakukan penyegaran kepengurusan serta penyesuaian legalitas Yayasan sesuai aturan dan ketentuan Undang-Undang Yayasan yang baru yakni UU Nomor 28 Tahun 2004.

Dalam Rapat YWB diputuskan Nama Yayasan ditambah menjadi “Yayasan Warga Kaoem Betawi” dengan Ketua Umumnya Kiyai Munahar Muhtar yang saat ini menjabat Ketua MUI DKI Jakarta. Dalam kepengurusan yang baru Bang Azis menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Dakhwah (Ketua I) dan beberapa tokoh Betawi lainnya pun ada di dalamnya, seperti Zaenudin MH atau Bang Oding, Zamkhsari, Cevi Rasyid, Becky Mardani, Idawara Suprida, Agus Asenie dan lain-lain.

”Ini adalah wujud tanggung jawab moral kaum Betawi agar tidak mati obor, maka Yayasan Warga Kaoem Betawi untuk menghidupkan semangat alm Zaenudin MZ dan Ulama Jakarta lainnya”.

Pada kesempatan tersebut juga diserahterimakan tanah wakaf untuk Warga Kaoem Betawi dari ahli waris berupa sebidang tanah seluas kurang lebih lima ribu meter di Cipondoh Tanggerang untuk dibangun masjid bersitektur Betawi. Demikian disampaikan Bang Azis ketika dihubungi pagi tadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *