Universitas Khairun, Kembali Gelar Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa Maitara Selatan

Berita157 Dilihat

TIMURPOST.com,TIDORE–Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat, Universitas Khairun Kembali melakukan kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat (PKM), melalui pemetaan potensi.

Selain kegiatan Pendidikan dan penelitian, Pemberdayaan masyarakat merupakan tiga tugas utama perguruan tinggi (PT) dalam penyelenggaraan Pendidikan.

Kegiatan pemberdayaan dilakukan guna memanfaatkan dan mengoptimalkan semua sumber daya yang ada agar dapat berkembang serta dapat membantu proses percepatan kemajuan desa.

Kegiatan pemberdayaan dilakukan selama sehari, minggu (28/8)  bertempat di Gedung pertemuan desa Maitara Selatan Kecamatan Tidore Utara kota  Tidore kepulauan, dengan tema Utama ”Pemetaan Potensi Bisnis untuk Peningkatan Kapasitas Masyarakat” di desa Maitara Selatan, kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan, di buka oleh Kepala desa Maitara Selatan, Arafik Sabtu. (Sabtu, 16/09/23)

Kegiatan ini melibatkan, masyarakat seluruh Maitara Selatan yang terdiri dari Ibu-ibu dari Pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK), Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Aparat Pemerintah Desa.

Kegiatan pemberdayaan  ini di kemas bentuk pelatihan pedagogik atau model pembelajaran orang dewasa dengan pendekatan praktis dan sederhana yang tidak harus membutuhkan kemampuan akademik khusus.

Baca : 

Kegiatan pemberdayaan dilakukan selama sehari, minggu (28/8)  bertempat di Gedung pertemuan desa Maitara Selatan Kecamatan Tidore Utara kota  Tidore kepulauan (istimewa)

Baca :

Kegiatan pelatihan ini, melibatkan  tiga orang narasumber yaitu Dr Sulfi Abdulhaji, M.Si, dengan materi terkait pentingnya Bisnis bagi desa dalam membangun kemandirian ekonomi, Fajri Hatim dengan materi terkait pemetaan Potensi Desa untuk peningkatan kapasitas masyarakat Desa dan Suratno Amiro, SE, M.Si dengan Materi Terkait Teknik pemetaan potensi Desa dan evaluasi rencana Bisnis desa.

Pemateri pertama dalam Pelatihan dari Dr Sulfi Abdulhaji, para peserta di berikan pemahaman tentang pentingnya masyarakat secara umum utamanya masyarakat desa Maitara Selatan dalam memahami pentingnya pengetahuan Potensi Desa yang dapat dikembangkan menjadi bisnis di desa  yang potensial dan berkelanjutan.

”Bagaimana cara menilai potensi local menjadi Bisnis yang prospek untuk di kembangkan. Bisnis yang ideal adalah bisnis yang diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa, karena itu adalah pasar”.

Pemateri kedua Fajri Hatim, memberikan penguatan materi terkait bagaimana merubah cara pandang potensi local menjadi bisnis, karena desa Maitara Selatan merupakan desa Wisata sehingga cara pandang terhadap potensi juga harus menggunakan perspektif pihak eksternal maupun wisatawan.

Sementara pemateri Ketiga Suratno Amiro, SE, M.Si pada pelatihan ini memberikan materi terkait Teknik memetakan Potensi local menjadi Bisnis ekonomi dengan menggunakan pendekatan yang sederhana.

”Dimana peserta di berikan kertas untuk menggambarkan peta desa, kemudian peta desa akan di uraikan apa potensi yang bisa di rencanakan bila ada, pantai,  hutan mangrove,  sekolah bahkan lahan pertanian yang belum termanfaat”.

Disini para peserta di acak untuk memikirkan perencanaan potensi desa untuk bisnis di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *