Bawaslu Taliabu Lounching Kaliber di Desa Habunuha kec. Tabona Sebagai Kampung Pengawasan Pemilu Bermartabat

Daerah83 Dilihat

POSTTIMUR.com,TALIABU–Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu kembali melaunching Kampung Pengawasan Pemilu Bermartabat (Kaliber), lewat Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu Senin, 18/13/2023.

Hadir dalam kegiatan ini, Anggota Bawaslu Taliabu Devisi HP2H “Ariani La Abu ST, Sekertaris Camat Tabona, Panwaslu Kecamatan Tabona, Kepala Desa. Habunuha, dan Tokoh Masyarakat.

Ariani La Abu ST”, dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada ketua Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu, La Umar La Juma yang telah mengamanahkan kepadanya mewakili Bawaslu Kabupaten Pulau Taliabu, ucapan terimakasih juga pada Panwaslu Kecamatan Tabona dan juga masyarakat yang melaksanakan kegiatan ini dengan baik.”Sambut Ariani

“Pemilu tidak boleh dipandang sebagai sekedar ajang seremonial politik yang menafikan partisipasi politik masyarakat. Masyarakat adalah subyek dalam proses Pemilu, pemegang kedaulatan”.Ujarnya

Sebelum sampai kepada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, tantangan besar yang juga dihadapi Bawaslu adalah membangun kesadaran politik masyarakat” Ungkap Ariani.

Menurutnya, Kesadaran masyarakat atas kedaulatan yang dimiliki dalam proses demokrasi nyatanya masih rendah. Kerendahan kesadaran tersebut salah satu pemicunya adalah minimnya pengetahuan rakyat mengenai demokrasi, pemilu dan pengawasan pemilu.

KALIBER (Kampung Pemilu bermartabat) adalah Amanat Perbawaslu No 2 tentang Pemilu Partisipatif,

“Dimana Kampung Pengawasan Partisipatif adalah Suatu Kegiatan untuk menggerakan Partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan/atau Pemilihan”.

Deklarasi kampung pengawasan partisipatif ini bertujuan untuk memberi akses bagi masyarakat khususnya di desa Habunuha, untuk terlibat dalam mengawal tahapan-tahapan Pemilu tahun 2024.

Selain itu juga, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif dapat menekan potensi-potensi pelanggaran pemilu seperti Politik Uang, Hoax dan Politik isu Suku, Agama dan Ras” Tutup, Ariani La Abu ST.

Reporter : Fadli Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *