Warga Sebut Presdir PT. NHM Hi. Robert Pura-Pura Tuli

Berita, Daerah717 Dilihat

Posttimur.com,Halut–Soal Status DAS II Galela, Pemuda Sebut PT. NHM kembali abaikan dan ingkari penyelesaian tanggungjawab atas Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan IPPKH) pada program rehab DAS II di Wilayah Kec. Galela Selatan dan Kec. Galela Barat Kab. Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara, (27/12/23/

Masyarakat Galela kini kembali dengan segalah keresahannya mempertanyakan status rehabilitasi kawasan DAS II yang dilakukan oleh PT. NHM sebagai bentuk tanggungjawabnya, program rehabilitasi kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) II di Galela, PT. NHM sebagai pemegang (IPPKH) kurang lebih seluas 1.966 hektar di Galela Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara.

Fuji Pangandro Pemuda Galela menganggap PT. NHM gagal tanggung jawabnya menjalankan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) sebagai tanggungjawab. IPPKH yang dimiliki oleh PT. NHM dibawa pimpinan Hi. ROBERT NITIYUDO WACHJO dalam program rehab DAS II dengan luas Wilayah 1.966-Ha, yang dilakukan sejak tahun 2017-2021 hingga saat ini diakhir tahun 2023 tidak kunjung diselesaikan serta dibiarkan begitu saja,

pihak PT. NHM sejak dilakukan penilaian tahap akhir pada bulan Oktober 2023 akhir bulan Desember 2023 NHM tak ada kabar untuk Menyerahkan Dokumen penilaian kepada KLHK. “PT. NHM dan beberapa lembaga pemerintah telah selesai melakukan penilaian akhir rehabilitasi kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) II di Galela pada bulan oktober tahun 2023,

Sebagai syarat telah selesainya tahapan rehabilitasi kawasan Daerah aliran sungai tentunya akan menjadi dasar utama bagi masyarakat pemilik lahan yang akan terlepas dari beban kekhwatiran, sebab rehab DAS II ini berada dalam lokasi perkebunan”. Lanjut (Fuji)

Secara pribadi saya dan beberapa teman-teman telah mengikuti proses sampai pada penilaian itu, yang selanjutnya dokumen penilaian itu harus di serahkan kepada kementrian terkait. Tetapi lagi-lagi PT. NHM kembali berulah dengan cara mendiami dokumen penilaian akhir yang hampir kurang lebih sampai 2 bulan.

“Kami kecurigaan serta dugga kepada pihak PT. NHM ,(Hi. Robert) dengan sengaja tak mau serahkan dokumen : Apabila dokumen itu tidak di serahkan maka tentunya NHM gagal dalam tanggungjawabnya, dan bahkan terlihat Presdir PT. NHM Hi. Robert, pura-pura tuli dan taklagi menghiraukan aspirasi masyarakat”.

“Presiden Direktur Hi. Robert kesan mendiami, tidak peduli soal ini. PT. NHM Hi. Robert Gagal “Tentunya Masyarakat pemilik lahan pada program rehab DAS II galela di Desa Togawa Besi, Desa Togawa, Desa Soakonora, Desa Igobula dan Desa Samuda meminta dengan tegas kepada PT. NHM agar segera selesaikan penyerahan dokumen rehab DAS agar status tanaman dilahan masyarakat menjadi legal dan tidak berpotensi sengketa dikemudian hari”. Tutup “Fuji Pangandro”

Reporter : Ajim Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *