Enam Perangkat Adat Kembali Di Lantik Boki Nita

Berita, Daerah112 Dilihat

POSTTIMUR.COM, TERNATE–Kurang dari 2 pekan, Boki Nita Susanti kembali melantik perangkat adat di Kadato Ici, Bula, Ternate. Sebanyak enam orang perangkat adat yang dilantik oleh Boki Nita Susanti yang berasal dari Desa Sara Ma Ake, Halim dan Ternate. (Sabtu, 27/1).

Menurut Tulilamo Kesultanan Ternate, Ilyas Bayau, terdapat 6 orang perangkat adat yang dilantik diantaranya 4 orang dari Desa Sara Ma Ake, Halmahera Timur dan 2 dari Ternate dengan penyebutan adat bernama Ake Mela. Fanyira Sara Ma Ake, Kapita Rone Soa Ake Mela, Kapita Babula, dan Sajeti Ake Mela Sara Ma Ake. Ditambah dengan 2 orang Ahi Besi dari Ternate.

“6 orang perangkat adat yang dilantik diantaranya 4 orang dari Desa Sara Ma Ake, Halmahera Timur dan 2 dari Ternate dengan penyebutan adat bernama Ake Mela. Fanyira Sara Ma Ake, Kapita Rone Soa Ake Mela, Kapita Babula, dan Sajeti Ake Mela Sara Ma Ake. Ditambah dengan 2 orang Ahi Besi dari Ternate,” jelasnya.

Foto: Suasana Prosesi pelantikan Perangkat Adat di kedaton Ici.

Ilyas menambahkan, bahwa pelantikan kali ini dalam rangka memperkuat kapasitas sebagai perangkat adat Kesultanan Ternate yang tertuang dalam Jaib Kolano atau tertulis dalam surat wasiat sepeninggalnya Sultan Mudzaffar Sjah. Maka, Boki Ratu Nita, Selaku Wali Kolano terdapat didalamnya Jaib Kolano.

“Pelantikan kali ini selain untuk memperkuat kapasitas perangkat adat kesultanan Ternate juga tertuang dalam Jaib Kolano atau termaktub dalam wasiat Sultan Mudaffar Sjah,” ujarnya.

“Boki Ratu Nita, selaku Wali Kolano juga terdapat didalamnya Jaib Kolano. Perlu di cermati, Jaib Kolano adalah petunjuk dari Allah SWT. Sehingga pelantikan hari ini berdasarkan Jaib Kolano dan surat wasiat dari Sultan,” terangnya.

Sementara disinggung mengenai langkah Boki Nita dalam kontestasi politik 2024, kepada Posttimur.com, Ilyas mengatakan amanah yang diberikan atas Boki sebagai wali Kesultanan Ternate untuk tetap memperkuat basis adat.

“Amanah yang diberikan atas Boki sebagai Wali Kolano Kesultanan Ternate untuk tetap memperkuat basis adat. Insyaa Allah jika Boki duduk di parlemen, semakin memperkuat kapasitas dan kekuatan masa real adat sehingga masyarakat pribumi harus menjadi tuan di rumah sendiri bukan di anak tirikan,” tutupnya.

Reporter : Muhid Bayan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *