Gerakan Pemuda Merah Putih Dukung KNMP, Dorong Halmahera Timur Jadi Lumbung Perikanan Nasional

HALTIM, POSTTIMUR.COM – Gerakan Pemuda Merah Putih menyatakan dukungan terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sil, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Program ini dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendorong sektor perikanan daerah menjadi lebih produktif.
Koordinator Umum Gerakan Pemuda Merah Putih, Moh. Adim Rajak, mengatakan potensi perikanan di wilayah Maba Selatan sangat strategis untuk dikembangkan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat.
Menurutnya, pembangunan KNMP merupakan peluang penting untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pengembangan sektor perikanan yang terintegrasi, mulai dari produksi hingga pemasaran hasil tangkapan.
Adim juga mengapresiasi langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, yang telah meninjau lokasi pembangunan KNMP di Desa Sil.
“Kami sangat mendukung langkah KKP dan Bupati Halmahera Timur. Bagi kami, Halmahera Timur akan diperhitungkan sebagai lumbung stok perikanan nasional jika program ini berjalan,” kata Adim.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah terhadap pembangunan KNMP tidak hanya berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat nelayan.
KKP sendiri menetapkan lima desa di Kabupaten Halmahera Timur sebagai lokasi program KNMP, yakni Desa Sil, Patlean, Majiko Tongone, Subaim, dan Saramaake.
Lima desa tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya pengembangan kawasan perikanan yang lebih terarah, dengan dukungan sarana dan prasarana yang dapat menunjang aktivitas nelayan serta meningkatkan nilai tambah hasil perikanan.
Lebih lanjut, Adim, yang akrab disapa Dimpo, menegaskan bahwa KNMP diharapkan mampu mengintegrasikan sektor perikanan dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Menurutnya, apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan, KNMP berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat posisi Halmahera Timur sebagai salah satu kawasan potensial pengembangan perikanan di Maluku Utara.
“Harapan kami, program ini benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan dan masyarakat pesisir. Jangan hanya menjadi pembangunan fisik, tetapi harus mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” demikian harapannya. (*)

