POSTTIMUR.com, TERNATE — Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Koperasi Santo Alvin Pratama di Bastiong Talangame, Kota Ternate, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan akuntabilitas, transparansi, dan kerapian pelaporan keuangan koperasi yang bergerak dalam bidang penampungan serta pemasaran hasil perikanan nelayan lokal.
Ketua Tim PkM FEB Unkhair, Dr. Rinto Syahdan, S.E., M.Ak., mengatakan penguatan akuntabilitas pelaporan keuangan merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan anggota sekaligus mendukung keberlanjutan usaha koperasi.
Menurutnya, pengelolaan dan pelaporan keuangan koperasi memiliki karakteristik tersendiri sehingga membutuhkan pencatatan yang tertib dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
“Perguruan tinggi memiliki peran untuk hadir memberikan pelatihan dan pendampingan agar tata kelola administrasi keuangan koperasi menjadi lebih transparan, tertib, dan akuntabel,” ujar Rinto.
Dalam kegiatan tersebut, Tim PkM FEB Unkhair yang terdiri dari Dr. Rinto Syahdan, Zulkifli Abu, S.E., M.Si., dan Rena Mustari Mokoginta, S.E., MSA., melakukan pendampingan secara langsung kepada pengurus dan pengelola Koperasi Santo Alvin Pratama.
Pendampingan diarahkan pada penyusunan laporan keuangan baku entitas koperasi sekaligus memberikan solusi terhadap sejumlah kendala yang selama ini dihadapi pengelola dalam proses pencatatan dan pelaporan keuangan.
Salah satu persoalan yang ditemukan adalah penggunaan perangkat lunak akuntansi komersial umum, yakni Accurate Software, dalam proses pencatatan transaksi koperasi.
Meskipun perangkat lunak tersebut membantu proses pencatatan transaksi, sistem yang digunakan lebih ditujukan untuk entitas bisnis komersial umum. Akibatnya, pengelola koperasi masih harus melakukan sejumlah penyesuaian secara manual di luar sistem.
Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya pekerjaan ganda (double work) dan berpotensi meningkatkan risiko kesalahan pencatatan (human error), khususnya pada akun-akun yang menjadi karakteristik koperasi seperti Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, dan Sisa Hasil Usaha (SHU).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Tim PkM FEB Unkhair menerapkan metode Action-Based Learning and Direct Mentoring, yakni pembelajaran berbasis praktik yang disertai pendampingan langsung kepada pengelola koperasi.
Melalui metode tersebut, pengelola koperasi tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis, tetapi juga secara langsung mempraktikkan proses pencatatan hingga penyusunan laporan keuangan.
Pendampingan mencakup penyusunan Laporan Posisi Keuangan (Neraca), Laporan Perhitungan Hasil Usaha (PHU), Laporan Perubahan Ekuitas, serta Laporan Arus Kas secara lebih sistematis.
Tim PkM menyebutkan, penerapan sistem dan pendampingan tersebut ditargetkan dapat mempercepat proses penyusunan laporan keuangan hingga sekitar 60 persen dibandingkan proses sebelumnya, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dalam pencatatan dan pengolahan data keuangan.
Pimpinan Koperasi Santo Alvin Pratama, Hermanto, menyambut baik pelaksanaan kegiatan PkM tersebut. Ia mengapresiasi perhatian dan pendampingan yang diberikan Tim Dosen FEB Unkhair dalam meningkatkan kapasitas pengelola koperasi.
Menurut Hermanto, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi koperasi, terutama dalam meningkatkan kualitas administrasi serta pertanggungjawaban keuangan kepada anggota.
“Pendampingan ini sangat membantu kami dalam memperbaiki tata kelola dan penyusunan laporan keuangan koperasi. Kami berharap pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, Tim PkM FEB Unkhair berkomitmen melakukan monitoring dan pendampingan secara berkala hingga proses penyusunan Laporan Keuangan Baku Koperasi menjelang pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Selain memberikan manfaat langsung kepada Koperasi Santo Alvin Pratama, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan kontribusi akademik bagi penguatan kelembagaan dan tata kelola ekonomi masyarakat di Kota Ternate.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan koperasi, kegiatan PkM ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya tata kelola keuangan koperasi yang semakin tertib, transparan, akuntabel, dan mampu mendukung keberlanjutan usaha serta peningkatan kesejahteraan anggota.**

