Salam Fagogoru, Negeri Para Kapita

Opini1632 Dilihat

Foto : Ismawan Din Hatari

Oleh : Ismawan Din Hatari

(Kader HMI Komisariat Ibnu Sina)


Ngaku rasai, budi re bahasa, sopan re hormat, famtait re faimoy.


Dari belantara hutan, kita akan selalu susuri

Pohon-pohon sagu yang menjulang tinggi, demi hudup ini

Torang maraya pigi


Namun dari tahun ke tahun, selalu kita memanjakan duka.

Tangisan bersorak ke penjuru pulau para kapita.


Hey..

Kita telah banyak kehilangan nyawa

Dari kebengisan manusia yang tak berahlak

Apa kitorang harus tatap manganga ?

Jangan main-main

pembantaian bukanlah permainan

Anak cucu butuh kasih sayang

Sementara yawa kita akan direnggut dan tak berdaya.


Di belantara hutan

Darah mengalir dari sungai-sungai

Kulit dan tulang terpisah menjadi bangkai


Ditikam, dicincang, ditinggalkan diatas kerikil-kerikil tajam.

Apa torang harus tinggal diam ?


Jangan bacarita jago

Kalau depe akhir torang samua panako

Carita kiri kanan itu baru jago

Pambodo


Lihat saja nanti

Kalau hal ini tidak dibijaki

Tahun-tahun berganti


Pasti lagi yang mati

Mati adalah pasti

Tapi tidak dengan cara seperi ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *