POSTTIMUR.COM, HALTIM _ Warga Desa Subaim, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, memblokade jalan operasional milik perusahaan tambang PT Jaya Abadi Semesta (JAS). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan pencemaran lahan kebun warga oleh limbah sedimentasi tambang milik perusahaan tersebut.
Pemalangan jalan dilakukan pada Minggu (9/11/2025), setelah warga bernama Kadim Ternate kembali menemukan lahan perkebunannya seluas 11 hektare terendam material sediment yang diduga kuat berasal dari aktivitas tambang PT JAS.
“Dampak limbah masuk ke lahan saya itu sudah empat kali, sejak tahun 2022 sampai sekarang. Tapi perusahaan tidak pernah menyelesaikan masalah ini secara tuntas,” ujar Kadim di lokasi kejadian.
Aksi blokade tersebut membuat sejumlah kendaraan operasional dan karyawan PT JAS tidak bisa melintas. Warga menutup akses jalan menggunakan satu unit sepeda motor sebagai bentuk peringatan kepada perusahaan agar segera turun tangan.
Setelah pemalangan, pihak PT JAS bersama Kadim melakukan pengecekan langsung di lahan yang terdampak. Namun, menurut pengakuan perusahaan, lahan tersebut disebut “sudah tidak produktif” dan akan diupayakan untuk pembebasan. Pernyataan itu justru memicu kekecewaan warga karena dinilai sebagai alasan untuk menghindari tanggung jawab lingkungan.
Kadim mengungkapkan bahwa upaya penyelesaian sudah pernah dijanjikan oleh pihak manajemen PT JAS tujuh bulan lalu, tetapi tak pernah direalisasikan. Ia menilai perusahaan bersikap abai terhadap kerusakan lingkungan dan kerugian warga.
“Saya sudah minta agar Polsek Wasile bisa memfasilitasi mediasi antara saya dan pihak perusahaan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Kami hanya ingin ada kesepakatan resmi melalui berita acara antara pemilik lahan dan PT JAS,” tegas Kadim.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen pusat PT JAS belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan warga. Aksi pemalangan jalan ini menjadi peringatan keras bagi perusahaan agar tidak mengabaikan dampak sosial dan lingkungan dari aktivitas tambangnya.(*)










