POSTTIMUR.COM, TERNATE- Universitas Khairun (UNKHAIR) terus memperluas jejaring akademik dan riset melalui penjajakan kerjasama strategis bersama Institut Teknologi Bandung. Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan berlangsung di Ruang Seminar LPPM Universitas Khairun dan dihadiri pimpinan LPPM serta dosen dari berbagai fakultas di lingkungan kampus. Dalam forum tersebut, hadir sebagai narasumber utama Acep Purqon yang memaparkan berbagai peluang kerjasama strategis antara ITB dan Universitas Khairun.
Berbagai program yang dibahas meliputi pengembangan riset kolaboratif, penguatan jejaring internasional, hingga peningkatan kapasitas dosen dan peneliti di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Kepala LPPM Universitas Khairun, Sundari, dalam sambutannya menegaskan bahwa penjajakan kerjasama ini menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi di Universitas Khairun.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi dosen dan peneliti Universitas Khairun untuk meningkatkan kapasitas akademik, memperkuat riset unggulan daerah, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Salah satu agenda strategis yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah persiapan program beasiswa studi lanjut bagi dosen muda ke Jepang. Selain itu, kedua institusi juga membahas penguatan pengabdian kolaboratif dan pengembangan SDM berbasis riset inovatif.
Menariknya, kerjasama ini turut diarahkan pada pengembangan riset unggulan berbasis potensi daerah Maluku Utara. Fokus riset mencakup sektor perikanan, pertanian dan pangan, rempah-rempah, hingga gastronomi sebagai bagian dari penguatan hilirisasi riset dan pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris LPPM Universitas Khairun, Hamidin Rasulu, serta Ketua Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (P2KM), Nurdin I. Muhammad bersama para dosen yang aktif berdiskusi terkait peluang implementasi kerjasama di masa mendatang.
Sebagai tindak lanjut, Universitas Khairun dan Institut Teknologi Bandung akan melakukan pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan penguatan kerjasama berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui penjajakan ini, diharapkan lahir sinergi kuat antara kedua perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang inovatif, riset yang berdampak, serta pengabdian masyarakat yang berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional. (*)










