POSTTIMUR.COM, JAKARTA- Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Halmahera Selatan (HIPMA-HAL-SEL) Jabodetabek melontarkan kritik terhadap kinerja anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Maluku Utara, Kosam Kasuba. Mereka menilai peran legislator yang duduk di Komisi VII DPR RI belum memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan sektor UMKM dan hilirisasi komoditas unggulan di Maluku Utara.
Pengurus HIPMA-HAL-SEL Jabodetabek, Alfi Abusar, menyampaikan bahwa publik mulai mempertanyakan efektivitas kinerja Kosam Kasuba sebagai wakil rakyat yang memiliki posisi strategis dalam mendorong penguatan ekonomi daerah, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, dalam beberapa kesempatan Kosam Kasuba lebih sering terlihat berada di Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan, mendampingi berbagai agenda pemerintahan daerah dibandingkan menjalankan tugas-tugas kedewanan di Jakarta.
“Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat dan kelompok intelektual Maluku Utara terkait sejauh mana peran dan kontribusi beliau dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional,” ujar Alfi dalam keterangannya.
HIPMA-HAL-SEL menilai Maluku Utara memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan melalui program hilirisasi dan penguatan UMKM. Sebagai daerah kepulauan, Maluku Utara kaya akan sumber daya perikanan, kelautan, dan perkebunan yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi.
Komoditas unggulan seperti tuna, cakalang, rumput laut, udang, gurita, cumi-cumi, kepiting, hingga berbagai produk olahan hasil laut dinilai memiliki peluang besar menembus pasar nasional maupun internasional. Selain itu, komoditas perkebunan seperti cengkih, pala, dan kelapa juga dapat menjadi basis pengembangan industri hilir yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah.
Alfi mengatakan, potensi tersebut seharusnya dapat menjadi fokus perjuangan wakil rakyat di tingkat pusat untuk mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM dan industri pengolahan lokal.
“Maluku Utara memiliki kekayaan sumber daya yang melimpah. Namun hingga saat ini masyarakat belum melihat terobosan nyata yang mampu mendorong kemajuan UMKM secara signifikan. Padahal posisi anggota DPR RI sangat strategis untuk memperjuangkan program-program pemberdayaan ekonomi daerah,” katanya.
Lebih lanjut, HIPMA-HAL-SEL Jabodetabek mengaku kecewa terhadap kinerja Kosam Kasuba yang dinilai belum maksimal dalam memperjuangkan pengembangan UMKM dan hilirisasi komoditas unggulan Maluku Utara.
“Kami sebagai putra-putri daerah yang tergabung dalam HIPMA-HAL-SEL Jabodetabek berharap wakil rakyat asal Maluku Utara dapat lebih serius menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah,” tutup Alfi. (*)
















