ISEI Halbar Siapkan Pelantikan, Usung Penataan Kawasan Ekonomi Terintegrasi Jailolo Front City

POSTTIMUR.COM, TERNATE — Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Komisariat Halmahera Barat mulai mematangkan persiapan pelantikan kepengurusan sekaligus Seminar Regional yang akan digelar di Kabupaten Halmahera Barat.

Persiapan tersebut dibahas dalam pertemuan konsultasi antara Formatur Sekretaris ISEI Komisariat Halmahera Barat bersama sejumlah anggota dengan Pengurus ISEI Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara. Pertemuan berlangsung di Universitas Khairun (Unkhair), Senin (7/9/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari proses pengajuan Surat Keputusan (SK) kepengurusan ISEI Komisariat Halmahera Barat sekaligus membahas agenda pelantikan dan seminar regional yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Halmahera Barat.

Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris ISEI Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara, Dr. Muhammad Thahrim, S.E., M.Si., bersama sejumlah anggota. Turut mendampingi Pelaksana Tugas Koordinator Halmahera Barat, Nurdin I. Muhammad, S.E., M.Si., serta Zunaidi Z. Yakin, S.E., M.M., selaku Sekretaris ISEI Komisariat Halmahera Barat.

Selain membahas aspek administratif kepengurusan, forum tersebut juga menjadi ruang diskusi akademik untuk mematangkan agenda Seminar Regional yang akan menjadi bagian dari rangkaian pelantikan.

Seminar regional tersebut direncanakan mengangkat tema besar “Penataan Kawasan Ekonomi Terintegrasi Jailolo Front City”. Tema ini dipandang penting untuk dikaji secara akademik guna menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dalam merumuskan kebijakan pembangunan kawasan ekonomi.

Pembahasan tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum akademik, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi berbasis data dan analisis ekonomi yang dapat menjadi salah satu rujukan pemerintah daerah dalam mewujudkan arah pembangunan dan visi-misi Halmahera Barat sebagai daerah masa depan.

Pelantikan ISEI Komisariat Halmahera Barat juga dinilai memiliki arti strategis bagi masyarakat. Kehadiran komisariat diharapkan dapat memperkuat peran ISEI sebagai forum akademik sekaligus organisasi profesi yang memberikan perhatian terhadap dinamika dan kebijakan ekonomi daerah.

Dalam rencana pelantikan dan seminar regional tersebut, sejumlah mitra strategis dari lembaga vertikal di Maluku Utara juga diagendakan untuk hadir. Di antaranya Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara.

Kehadiran lembaga-lembaga tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam membahas arah pembangunan ekonomi Halmahera Barat, khususnya terkait penataan kawasan, penguatan sektor ekonomi, investasi, data pembangunan, hingga kebijakan fiskal dan moneter.

Ketua Terpilih ISEI Komisariat Halmahera Barat, Ibnu Saud Kadim, S.E., berharap kehadiran ISEI di Halmahera Barat mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, ISEI Komisariat Halmahera Barat ke depan tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpunnya para sarjana ekonomi, tetapi juga dapat mengambil peran sebagai mitra kritis pemerintah daerah.

“Harapan kami, ISEI dapat menjadi mitra kritis pemerintah daerah dalam memberikan rekomendasi dan pandangan terhadap kebijakan ekonomi yang berbasis pada analisis akademik,” ujar Ibnu Saud.

Ia menegaskan, keberadaan ISEI di Halmahera Barat diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi akademisi dan praktisi ekonomi untuk terlibat dalam membaca persoalan pembangunan serta menawarkan solusi yang konstruktif.

Dengan demikian, pelantikan ISEI Komisariat Halmahera Barat bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat tradisi kajian akademik, memberikan rekomendasi kebijakan, dan mendorong pembangunan ekonomi Halmahera Barat yang lebih terarah, terintegrasi, dan berbasis data. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top