Rekonsiliasi Dualisme HMI Cabang Sorong; Ini Harapan Formatur Ketua Umum Terpilih

Berita138 Dilihat

TIMURPOST.com, SORONG–Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong telah melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke- 15, pada rabu tanggal 16 November 2022.

Konfercab ini merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkatan HMI Cabang guna melakukan proses pergantian kepemimpinan ataupun menghasilkan formateur ketua umum yang baru terkhusus di HMI Cabang Sorong untuk periode 2022-2023.

Abdul Qadir Loklomin merupakan formateur Ketua Umum terpilih mengatakan ada beberapa PR yang mesti dituntaskan segera yakni Dualisme Di HMI cabang sorong yang sudah lama terjadi semenjak tahun 2021.

Pada pertemuan pukul 22.00 Wit yang menghadirkan seluruh ketua komisariat se cabang sorong beserta demisioner ketua umum HMI Cabang Sorong Muhid Rumbalifar membentuk tim rekonsiliasi untuk menyelesaikan dualisme HMI Cabang Sorong. Rabu, (16/11/22)

Abdul mengatakan bahwa agenda rekomsiliasi sangatlah penting.

“Rekonsiliasi ini sangat penting kenapa karena berangkat daripada problematika internal yang tidak selesai kepada denim internal yang tidak berujung sehingga melahirkan dualisme di tingkat HMI cabang Sorong maka sebagai formatur merasa bahwa ini penting untuk kemudian dilakukan.”

Selain itu Abdul juga mengatakan bahwa ketua tim telah terpilih dalam pertemuan itu.

“Yang dilibatkan dalam dilibatkan atau dipercayakan untuk melakukan rekonsiliasi ini adalah seluruh HMI cabang Sorong adalah Ketua umum BPL yaitu Master Lubis dengan beberapa anggotanya”.

Alasan melakukan proses rekomendasi ini kenapa harus ketua Ketum BPL karena kita tahu bahwa BPL ini tidak ada sikap politik dia bebas daripada interface-intervensi politik sehingga bisa masuk ke segala aspek.

Terakhir Abdul berharap bahwa untuk kemudian menyelesaikan problematika di HMI cabang Sorong harapannya adalah konsultasi ini dapat menyelesaikan dualisme atau masalah dualisme yang ada di HMI cabang Sorong sehingga kembali satu dan fokus pada kerja-kerja organisasi untuk kemudian mencapai tujuan-tujuan organisasi”. Tutupnya

#tp/Zahra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *