Mengenal Tonsilitis “Radang Amandel, Mengetahui Penyebab Amandel, Mengenal Gejala dan Cara Mengatasinya Dalam Kehidupan Hari- Hari

Kesehatan, Opini228 Dilihat

MENGENAL TONSILITIS (RADANG AMANDEL), MENGETAHUI  PENYEBAB AMANDEL, MENGENAL GEJALA, DAN CARA MENGATASINYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Oleh :JELITA S. WAHID 

 

Mahasiswa Keperawatan Universitas Binawan

Tonsillitis (Radang Amandel) adalah peradangan disertai pembengkakan pada amandel, yaitu dua kelenjar lunak kecil di belakang kiri dan kanan tenggorokan. Amandel sendiri merupakan bagian dari sistem limfatik yang berfungsi melawan infeksi kuman penyakit yang ada dalam tubuh. 

Radang amandel umumnya terjadi akibat dari infeksi virus atau bakteri. Radang amandel biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam hitungan hari. Namaun tak jarang radang amandel juga bisa menjadi kronis. Artinya apabilah radang amandel menyerang lebih dari 10 hari atau sering kambuh selama berhari-hari.

Gejala dari Radang amandel kebanyakan muncul pada 2 sampai 4 hari setelah penderita tertular. Gejala atau ciri-ciri yang paling tampak dari radang amandel yaitu sebagai berikut:

  1. Adanya pembengkakan dan warna merah pada amandel
  2. Suara berubah serak
  3. Radang tenggorokan
  4. Demam 
  5. Sakit atau sulit saat menelan 
  6. Kelenjar limpa mengalami pembengkakan

Radang amandel jika terjadi pada anak maka bisa muncul gejala tambahan yaitu rewel, tidak nafsu makan dan air liur yang berlebihan. Perlu waspada jika muncul gejala penyerta masalnya ruang merah pada kulit. Pembengkakan Amandel bisa saja berkaitan dengan demam berdarah.

Bila melihat dari gejala Amandel, menyebab dan penganannya, Amandel terbagi menjadi 3 macam yakni tonsillitis akut, kronis dan berulang. Gejala pada radang Amandel akut biasanya berupa: 

  1. Demam
  2. Tenggorokan sakit
  3. Halitotis atau nafas berbau
  4. Sulit dan sakit ketika menelan
  5. Mengalami dehidrasi
  6. Bengkak pada kelenjar limpah
  7. Sleep apnea atau mendengkur
  8. Merasa lemah dan lelah
  9. Muncul bercak warnah putih  kekuningan pada Amandel.

Apabila gejala ini muncul  maka jangan khawatir karena radang akut ini malah lebih mudah untuk sembuh. Pengobatan bisa dilakukan dirumah saja. Selama  pengobatan akan membutuhkan antibiotik unuk membantu memepercepat hilangnya gejala tonsilitis. 

Tonsillitis kronis, biasanya radang ini terjadi lebih dari 10 hari. Gejalanya hampir sama dengan radang Amandel akut. Hanya pada tonsillitis konis terjadi kesulitan saat membuka mulut dan terbentuknya batu Aamandel. Batu Amandel ini merupakan akibat dari menumpuknya sel, Air liur serta sisa makanan yang ada pada celah pada Amandel. 

Tonsilits berulang, biasanya memiliki karakter tersendiri. Radang Amandel ini kerap terjadi selama 5 sampai tujuh kali dalam setahun. Bisa juga terjadi 5 kali dalam 2 tahun atau 3 kali selama 3 tahun berturut-turut.

Penyebab radang Amandel

Penyebab penyakit radang Amandel 70% berasal dari infeksi virus. Namun sebabnya tak hanya virus, penyebab lainnya berasal dari infeksi bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan. Penyebab radang Amandel terbagi menjadi 4 faktor, yaitu:

1. Infeksi virus

Ada beberapa jenis virus yang biasanya menjadi penyebab konsilitis. Virus tersebut yaitu, Adenovirus, Influenza, Parainfluenza, Enterovirus serta mycoplasma. Bukan hanya virus tersebut, ada juga virus lain yang dapat menyebabkan radang Amandel yakni Hepatitis A dan HIV

2. Inveksi bakteri

Juga dapat menyebabkan terjadinya radang Amandel yang sering menyebabkan tonsillitis adalah Sterptococcus. Penularanya biasa melalui udara yang telah terkontaminasi bakteri. Amandel  juga dapat terkontaminasi melalui kontak dan interkasi antara sesama manusia. 

3. Biofilm

Biofilm merupakan kumpulan mikroorganisme yang biasanya bakteri melengket serta mebentuk sebuah selimut diatas permukaan tubuh. Radang Amandel juga dapat terjadi akibat dari Biofilm yang terdapat pada lipatan Amandel.

4. Faktor bawaan atau genetik 

Faktor genetik juga dapat meyebabkan radang Amandel yang tidak dapat  di abaikan. Kebanyakan tonsillitis yang berasal dari faktor genetik adalah radang Amandel yang berulang. Hal ini biasanya terjadi pada anak yang memiliki kelainan genetik sehingga menyebabkan sistem kekebal an tubuh kurang baik. 

Cara mengatasi radang amandel

  1. Hindari makanan pedas
  2. Hindari minuman dingin
  3. Hindari makanan berbinyak.

Penulis: 

JELITA S. WAHID (012211061)

Mahasiswa Keperawatan Universitas Binawan

Dosen Pengampu: APRIANI RIYANTI, S. Pd., M.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *