Ditemukan Pria Asal Papua Gantung Diri

Berita, Daerah, HALTENG1811 Dilihat

POSTTIMUR.COM, Halteng — Ditemukan Mayat berjenis kelamin Pria oleh Warga yang sementara mencari kayu bakar di Pantai Desa Gemaf Kec. Weda Utara Kab. Halteng.pada Minggu (07/04/2024) 

Berdasarkan rilis dari pihak kepolisian kecamatan Weda Utara korban bernama
Pdt. Jemris R.R. Makatey, S.Th, sering di sapa Ad, berkelahiran Waai, 20 Juli 1982, Agama Kristen Protestan,
Pekerjaan Swasta Alamat  Jl. Kol. Sugiono Fak-Fak Kab. Fak-Fak Prov. Papua kemudian berdomisili di Desa Gemaf Kec. Weda Utara Kabupaten Halmaherah Tengah

Korban di temukan pada sekitar pukul 09.00 WIT, (Pagi) oleh Vendry Tabulong Umur 31 Tahun, Rojer Himalaya Umur 25 Tahun, Merince Y. Wailola Umur 36 Tahun,Izaac Fredek Simatauw Umur 26 Tahun

Menurut keterangan Saksi Vendry Tabulong dan Rojer Himalaya, menjelaskan sekitar sekitar pukul 09.00 WIT, para saksi hendak mencari kayu bakar utk bakar ikan di Pantai Desa Gemaf, tiba – tiba para saksi melihat seseorang yang sementara tergantung di pohon kelapa dgn posisi tali warna biru terlilit di leher dan terikat di batang pohon kelapa, melihat hal tersebut para saksi melaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Gemaf Bripka Lewi Masudede.

Saksi lain bernama Merince Y. Wailola juga menjelaskan bahwa sebelum kejadian, pada Hari Sabtu Tgl 06 April 2024, sekitar pukul 10.30 WIT, korban sempat datang ke Gereja Getsemani Gemaf kemudian menceritakan permasalahan keluarga ke Ibu Pendeta SUMIATI Kahitela bahwa korban sebagai Pendeta GPI di berhentikan dari jabatan sebagai pendeta kemudian datang ke Gemaf utk mencari pekerjaan namun sudah tiga bulan blm dapat pekerjaan.

Dari Keterangan Izaac Fredek Simatauw
Bahwa hubungan antara saksi dengan Almarhum ad/ yaitu kakak sepupu, tinggal sekamar di kosan saat itu Almarhum datang ke Gemaf sekitar bulan Februari Tahun 2024, mencari pekerjaan namun belum dapat pekerjaan,selain itu almarhum sering melamun dan curhat tentang masalah pribadi dan sering melakukan kegiatan pergumulan.

Sementara Hasil Kordinasi dokter jaga Puskesmas Sagea Bahwa penyebab kematian Akibat henti napas oleh karena leher terjerat tali dengan tanda-tanda lidah tergigit dan sperma keluar dari kemaluan korban.

Hendri Makatei selaku Kakak Kandung Almarhum menerangkan “Bahwa benar korban ad/ adiknya belum menikah dan sudah ± tiga bulan berada di Desa Gemaf mencari pekerjaan kemudian keluarga Almarhum sdh berkoordinasi dengan keluarga Caya Loha (pemilik kosan) untuk di kebumikan di Desa Gemaf kemudian menolak untuk di lakukan Autopsi.

penyerahan jenazah dari pihak Puskesmas ke pihak keluarga Sudara Caya Loha selanjutnya Jenazah di bawa ke Desa Gemaf untuk di kebumikan.

Reporter : Ibo

Editor : Muhid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *