POSTTIMUR.com, TIDORE- Sejumlah dosen dari Program Pascasarjana Universitas Khairun (Unkhair) baru-baru ini melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang berfokus pada pemberdayaan pelaku usaha kecil di Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara. Kamis (22/5).
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk program “Investasi Baku Pot”, sebuah pendekatan inovatif untuk mendorong produktivitas dan kualitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Dipimpin oleh Dr. Hartaty Hadady selaku Ketua Tim, kegiatan ini bertujuan memberikan solusi nyata terhadap persoalan klasik yang dihadapi pelaku usaha kecil, yaitu keterbatasan peralatan dan bahan baku yang memadai.
“Kami melihat banyak pelaku UMKM di Guraping memiliki semangat tinggi, namun terkendala pada investasi alat-alat dasar yang mendukung peningkatan mutu produk,” jelas Dr. Hartaty.
Tidak hanya memberikan edukasi, tim dosen juga langsung menyalurkan perangkat “baku pot” kepada pelaku usaha. Perangkat ini disesuaikan dengan jenis usaha masing-masing, seperti alat pengolahan sagu, peralatan kerajinan, hingga perlengkapan untuk usaha kuliner rumahan.
Program ini menjadi wujud konkret dari komitmen Universitas Khairun dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis masyarakat. Melalui investasi alat dasar yang tepat guna, diharapkan pelaku usaha kecil di Guraping dapat meningkatkan volume dan mutu produksi, memperluas pasar, serta mewujudkan kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.
Tim dosen Pascasarjana Unkhair berharap program ini dapat direplikasi di daerah lain sebagai model pemberdayaan masyarakat yang efektif, membuktikan bahwa dukungan kecil dalam bentuk sarana prasarana bisa memberikan dampak besar bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Editor: Ikhy










