
POSTTIMUR.COM, Haltim_ Bupati Halmahera Timur (Haltim), Drs. Ubaid Yakub, M.PA, meninjau secara langsung rencana pembangunan dapur layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Wasile Utara, Senin (6/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Ubaid didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial H. Nasrun Konoras, Kepala Dinas PUPR Rivolino Merbas, serta Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Abadi Dauda.
Bupati Ubaid menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan dapur layanan MBG, sekaligus menyesuaikan dengan kondisi geografis wilayah Wasile Utara.
“Kemarin saya bersama tim MBG Halmahera Timur meninjau lokasi rencana pembangunan dapur layanan makanan bergizi gratis di Wasile Utara,” kata Ubaid.
Menurutnya, kondisi geografis di Wasile Utara berbeda dengan wilayah lain di Halmahera Timur. Jarak antardesa yang berjauhan serta medan yang cukup menantang menjadi pertimbangan utama dalam menentukan titik dapur layanan MBG.
“Kami perlu memastikan jarak antardesa agar perencanaan distribusi makanan bergizi bisa berjalan efektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ubaid mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), yakni jarak antarwilayah layanan tidak boleh lebih dari enam kilometer dan waktu pengantaran makanan maksimal tiga puluh menit. Karena itu, pengukuran jarak dan waktu tempuh menjadi fokus utama dalam peninjauan kali ini.
“Tujuan kami adalah memastikan pengantaran makanan bergizi bisa tepat waktu dan sesuai standar layanan,” terang Bupati.
Berdasarkan hasil peninjauan, rencana awal pembangunan dapur layanan MBG akan dipusatkan di Desa Labi-Labi. Namun, melihat kondisi lapangan, Bupati membuka peluang penambahan titik dapur layanan di dua lokasi tambahan.
“Kalau dilihat dari kondisi geografis dan jarak antardesa, dimungkinkan adanya dua hingga tiga titik dapur layanan MBG, yaitu di Labi-Labi serta antara wilayah Bololo dan Marimoi,” tambahnya.
Bupati berharap, dengan penataan titik dapur layanan yang tepat, program Makanan Bergizi Gratis di Halmahera Timur dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh penerima manfaat secara merata, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Wasile Utara.(*)










