POSTTIMUR.COM, HALTIM_ Ketua Panitia Pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) Transmigrasi Wasile ke-43 Kabupaten Halmahera Timur, Zulkifli Hi. Murid, mengajak generasi muda untuk kembali menekuni dunia pertanian dan perkebunan sebagai warisan luhur yang telah dibangun para pendahulu. Ajakan ini ia sampaikan dalam sambutannya pada peringatan HUT Transmigrasi Wasile tahun 2025 yang mengusung tema “Tandur Tuwuh Keraharjaan.”
Zulkifli, yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Umum dan Protokoler Sekretariat Daerah Haltim, menjelaskan bahwa tema tersebut mengandung pesan penting: menanam dan menumbuhkan kesejahteraan sebagai fondasi pembangunan masyarakat transmigran.
“Tandur Tuwuh Keraharjaan memberikan makna bahwa kesejahteraan tidak hadir begitu saja, tetapi tumbuh dari semangat menanam dan kerja keras yang diwariskan para leluhur,” ujar Zulkifli.
Menurutnya, tantangan pertanian saat ini tidak hanya soal teknis, tetapi juga melemahnya kepercayaan diri generasi muda untuk berprofesi sebagai petani.
“Kita tengah mengalami erosi mental sebagai generasi penerus budaya agraris. Banyak generasi muda mulai menjauh dari profesi petani, sementara mereka yang menggeluti profesi ini kini telah memasuki usia senja,” katanya.
Zulkifli menegaskan pentingnya rekayasa sosial yang mampu membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk kembali masuk ke sektor pertanian. Ia berharap langkah tersebut dapat menghidupkan kembali semangat bercocok tanam, sebagaimana yang dilakukan para pendahulu.
“Dari tanah dan hasil pertanianlah lahir pemimpin-pemimpin yang membangun daerah ini. Karena itu, kita berharap ke depan ada upaya konkrit yang mendorong regenerasi petani dan memulihkan kejayaan budaya agraris kita,” pungkasnya.
Dengan pesan inspiratif tersebut, Zulkifli meneguhkan peran strategis peringatan HUT Transmigrasi Wasile ke-43 sebagai momentum refleksi dan kebangkitan generasi muda dalam sektor pertanian.(*)










