Anggota MPR RI Hasby Yusuf Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Tidore

POSTTIMUR.COM, TIDORE- Komitmen memperkuat karakter kebangsaan generasi muda kembali ditegaskan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Hasby Yusuf, S.E., melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, Kamis (11/12/2025).

Para siswa hadir di aula sekolah untuk mengikuti pemaparan mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Keempat pilar tersebut disampaikan sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan globalisasi, derasnya arus informasi, serta meningkatnya ancaman disintegrasi sosial.

Dalam penyampaiannya, Hasby Yusuf menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar materi seremonial, melainkan nilai dasar yang harus dihidupi oleh generasi muda dalam keseharian. Ia mengingatkan pelajar agar bijak menyikapi perbedaan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Pancasila mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan. UUD 1945 menjadi landasan hukum, NKRI adalah harga mati, dan Bhinneka Tunggal Ika mengingatkan kita bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan ancaman,” ujar Hasby Yusuf.

Sementara itu, Abubakar Nurdin, tokoh masyarakat Kota Tidore Kepulauan, dalam materinya menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai adat, budaya, dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas kebangsaan. Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh membuat pelajar kehilangan akar budaya dan nilai moral.

“Kalau generasi muda tercerabut dari budayanya sendiri, maka mudah sekali terpengaruh oleh hal-hal negatif. Budaya dan adat istiadat kita adalah benteng moral sekaligus perekat persatuan,” kata Abubakar Nurdin.

Para peserta antusias mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Tidore Kepulauan, menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang kini semakin mengancam pelajar. BNN menekankan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan dan daya saing generasi bangsa.

“Narkoba adalah musuh bersama. Sekali terjerat, masa depan bisa hancur. Menjauhi narkoba berarti menyelamatkan diri, keluarga, dan masa depan bangsa,” tegas perwakilan BNN di hadapan para siswa.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab. Para siswa terlihat aktif menyampaikan pendapat serta pertanyaan terkait nilai kebangsaan dan tantangan pergaulan remaja saat ini. Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara lembaga negara, tokoh masyarakat, dan sekolah terus terjalin dalam membentuk karakter pelajar yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.

Foto bersama Anggota MPR RI Hasby Yusuf, S.E, beserta narasumber dan peserta.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan para pelajar SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan mampu memahami dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sebagai pedoman dalam bersikap, berpikir, dan bertindak demi keutuhan bangsa dan negara.

(Ikhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *