POSTTIMUR.COM, HALTIM_ Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) resmi menjalin kerja sama pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba melalui Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan resmi yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Halmahera Utara, Selasa (13/1/2026).
Pertemuan ini dihadiri Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd, Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur, Direktur RSUD Maba, Direktur RSUD Tobelo, serta jajaran terkait dari kedua pemerintah daerah.
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menjelaskan bahwa kunjungannya bersama Kepala Dinas Kesehatan Haltim dan Direktur RSUD Maba bertujuan membangun kerja sama strategis lintas daerah, khususnya dalam penguatan layanan kesehatan di RSUD Maba.
Menurut Ubaid, RSUD Maba saat ini masuk dalam program percepatan nasional Presiden Republik Indonesia berupa peningkatan status rumah sakit dari Tipe D menjadi Tipe C. Dalam program tersebut, pemerintah pusat akan menyalurkan berbagai peralatan medis berteknologi modern.
“Namun, peningkatan fasilitas ini harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia. Di Maluku Utara, tenaga medis dengan spesifikasi dan pengalaman memadai sebagian besar berada di RSUD Tobelo. Karena itu, kami datang untuk memohon dukungan dan kerja sama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara,” ujar Ubaid.
Ia menambahkan, hasil pertemuan bersama Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menunjukkan adanya komitmen kuat untuk mendukung pengembangan RSUD Maba. Secara teknis, kerja sama ini akan ditindaklanjuti oleh manajemen RSUD Maba dan RSUD Tobelo.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Maluku Utara.
“Kami mengapresiasi kunjungan Bupati Halmahera Timur beserta rombongan. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar daerah, khususnya antara RSUD Maba dan RSUD Tobelo,” kata Piet Hein Babua.
Ia menjelaskan, ke depan tenaga medis RSUD Tobelo akan memberikan pembinaan, pendampingan, serta pelayanan, termasuk pelatihan dan workshop bagi dokter dan perawat RSUD Maba. Hal ini bertujuan agar seluruh peralatan medis yang diterima dapat dioperasikan secara optimal dan berkelanjutan.
“Ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan tanggung jawab pemerintah daerah. Kami telah memerintahkan Direktur RSUD Tobelo dan Bagian Hukum, bersama Direktur RSUD Maba, untuk segera menyiapkan draf MoU hari ini agar dapat segera ditandatangani,” pungkasnya.(Red)











