POSTTIMUR.COM, HALSEL- Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Koordinator Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang dirangkaikan dengan diskusi ekonomi daerah di kawasan UMKM Milenial, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (11/03).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua ISEI Cabang Ternate Koordinator Maluku Utara, Prof. Rusman Soleman, didampingi Wakil Ketua II Nasir J. Koda, SE., M.Si serta Sekretaris Dr. Thahrim Muhammad. Turut hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Handi Susila.
Sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, rombongan ISEI Maluku Utara terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan ekonomi daerah, khususnya potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di wilayah Halmahera Selatan.
Usai kegiatan bukber, Wakil Ketua II ISEI Maluku Utara Nasir J. Koda, SE., M.Si kepada awak media menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara kalangan akademisi ekonomi, pemerintah daerah, serta otoritas moneter.
Menurut Nasir, dalam diskusi tersebut berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengembangan potensi ekonomi lokal, hingga langkah-langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berdiskusi cukup panjang mengenai kondisi dan peluang ekonomi di daerah. Penguatan sektor UMKM serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Halmahera Selatan,” ujar Nasir.
Ia menambahkan, kehadiran Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara dalam pertemuan tersebut turut memberikan perspektif penting terkait arah kebijakan ekonomi serta dukungan terhadap pengembangan sektor usaha di daerah.
Selain itu, Nasir juga mengungkapkan bahwa ISEI Maluku Utara sebelumnya merencanakan pelaksanaan rapat kerja (Raker) dan seminar nasional pada April mendatang. Namun, berdasarkan hasil audiensi dengan Bupati Halmahera Selatan, kegiatan tersebut diusulkan untuk ditunda dan dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan pada Juni 2026.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas sekaligus menjadi bagian dari kontribusi ISEI dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
“Kami berharap sinergi antara ISEI, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dapat terus diperkuat, sehingga berbagai gagasan dari kalangan akademisi dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi Halmahera Selatan,” pungkasnya.
Diketahui, rapat kerja ISEI Maluku Utara nantinya akan mengusung tema “Penguatan Ekonomi Agro Maritim dan Pembangunan Wilayah Kepulauan Berkelanjutan.”
Tema tersebut dipilih sebagai refleksi atas potensi besar wilayah kepulauan di Maluku Utara, khususnya Halmahera Selatan, yang memiliki sumber daya unggulan di sektor pertanian, perikanan, dan kelautan.
Secara umum, kegiatan Rapat Kerja ISEI akan diselenggarakan secara terintegrasi dengan diskusi ilmiah serta Call for Paper guna merumuskan arah kebijakan, rekomendasi strategis, dan program kerja organisasi yang berbasis kajian akademik serta kondisi empiris wilayah agromaritim kepulauan.
Adapun tujuan khusus kegiatan tersebut antara lain menghimpun dan mendiskusikan kajian ilmiah melalui Call for Paper bertema agromaritim dan pembangunan wilayah kepulauan, mengidentifikasi tantangan serta peluang pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan kelautan di Halmahera Selatan dan Maluku Utara, merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis riset untuk penguatan ekonomi agromaritim daerah, memperkuat konsolidasi organisasi ISEI, serta mendorong sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*)











