Salmin I. Saleh Kecam Potensi Gangguan, Serukan Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Kerukunan

POSTTIMUR.COM, TERNATE- Wakil Ketua Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Maluku Utara, Salmin I. Saleh, menyampaikan kecaman terhadap berbagai potensi tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarwarga demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di daerah.

Menurut Salmin, perbedaan pendapat di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak boleh berkembang menjadi konflik yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan,” ujarnya.

Ia menilai, stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum. Oleh karena itu, peran tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial. Salmin juga mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang dapat memicu ketegangan.

Lebih lanjut, Salmin menekankan pentingnya semangat persaudaraan dan gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Maluku Utara. Dengan menjaga solidaritas dan saling menghormati, ia optimistis potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

“Pemuda Pancasila mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kamtibmas dan memperkuat kerukunan antarwarga. Mari kita rawat kebersamaan, karena keamanan daerah adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Seruan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap menjaga suasana damai, serta mempererat hubungan sosial demi terciptanya Maluku Utara yang aman, harmonis, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *