POSTTIMUR.COM, TIDORE- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) yang bertugas di Kelurahan Soa Sio melaksanakan dua program kerja fisik pada 2 Juli 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kedua program tersebut meliputi pembangunan papan batas RW dan pemasangan papan pengarah sampah di kawasan wisata bersejarah Benteng Tohula dan Benteng Tore.
Program ini bertujuan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tertata, bersih, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pengunjung. Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKN berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan warga untuk menentukan lokasi yang tepat sehingga hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pembuatan papan batas RW dilakukan untuk memperjelas batas wilayah administrasi di Kelurahan Soa Sio. Kehadiran papan batas ini diharapkan memudahkan masyarakat, pendatang, maupun instansi pemerintah dalam mengenali wilayah setiap RW. Selain berfungsi sebagai penanda administrasi, papan batas juga mempercantik lingkungan sehingga terlihat lebih rapi dan tertata.
Sementara itu, pemasangan papan pengarah sampah dilakukan di kawasan Benteng Tohula dan Benteng Tore yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Tidore Kepulauan. Keberadaan papan tersebut diharapkan dapat mengarahkan masyarakat dan wisatawan agar membuang sampah pada tempatnya, sehingga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata tetap terjaga.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN bersama masyarakat setempat. Dukungan pemerintah kelurahan dan partisipasi aktif warga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kedua program tersebut.
Koordinator Lapangan KKN Kelurahan Soa Sio, Marjan Djainahu (22), mengatakan bahwa program fisik ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat.
“Kami berharap papan batas RW dan pengarah sampah yang telah dibuat dapat dimanfaatkan serta dirawat bersama. Semoga keberadaannya memberikan manfaat jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga fasilitas umum,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kelurahan Soa Sio melalui Hasan Sabtu (52) mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Khairun. Menurutnya, papan batas RW bukan hanya berfungsi sebagai penanda wilayah administrasi, tetapi juga menjadi sarana informasi yang mendukung pelayanan publik, pendataan, perencanaan pembangunan, koordinasi kegiatan kemasyarakatan, serta memperkuat identitas lingkungan.
Pemerintah Kelurahan Soa Sio juga menyambut baik pemasangan papan pengarah sampah di kawasan Benteng Tohula sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan dalam menjaga kebersihan serta melestarikan situs bersejarah.
“Benteng Tohula merupakan aset sejarah yang harus dijaga bersama. Pemasangan papan pengarah sampah menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pelestarian warisan budaya Kota Tidore Kepulauan,” ungkap Hasan.
Melalui dua program kerja fisik tersebut, mahasiswa KKN Universitas Khairun berharap dapat meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Soa Sio serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga maupun wisatawan yang berkunjung. (*)
















