Breaking News

Tinjau Lokasi Kebakaran di Taliabu, Hasby Yusuf Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Oleh Riski Mansur - 22 Okt 2026 WIT

TALIABU, POSTTIMUR.COM — Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Maluku Utara, Hasby Yusuf, turun langsung meninjau sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulau Taliabu, Rabu (21/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Hasby bersama rombongan pemerintah daerah turut menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga di tengah dampak kebakaran dan paparan asap yang mengganggu lingkungan serta aktivitas masyarakat.

Sejumlah wilayah yang dikunjungi berada di Kecamatan Lede, meliputi Desa Langganu, Todoli, dan Balohang. Sementara di Kecamatan Taliabu Barat Laut, peninjauan mencakup wilayah Onemay, Nggele, dan Salati.

Hasby Yusuf bersama rombongan pemerintah daerah menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak kebakaran hutan dan lahan di Pulau Taliabu, sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Hasby Yusuf didampingi rombongan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang terdiri dari Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD.

Selain meninjau kondisi lapangan, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa beras, air mineral, masker, telur, mi instan, gula, kopi, teh, dan minyak goreng.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran.

Hasby Yusuf menegaskan, kehadirannya di lokasi merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit. Menurutnya, warga terdampak membutuhkan perhatian dan dukungan agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi selama kondisi darurat berlangsung.

Ia juga menilai, penanganan kebakaran tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi harus disertai langkah perlindungan terhadap masyarakat, terutama mereka yang berisiko terdampak asap dan gangguan lingkungan.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, instansi teknis, petugas penanggulangan bencana, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat penanganan serta mencegah meluasnya dampak kebakaran.

Melalui peninjauan tersebut, diharapkan kebutuhan warga dapat teridentifikasi secara langsung sehingga penanganan lanjutan bisa dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

Hasby berharap upaya penanganan kebakaran di Pulau Taliabu berjalan optimal, masyarakat terdampak memperoleh bantuan yang dibutuhkan, dan kondisi lingkungan segera pulih agar aktivitas warga dapat kembali berlangsung normal.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara perwakilan daerah dan pemerintah setempat dalam merespons bencana serta memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian utama. (*)

Back To Top