MABA, Posttimur.com – Asap kebakaran hutan dan lahan mengganggu aktivitas warga di sejumlah desa di Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Kondisi ini mendorong DPC Persekutuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Haltim bersama PT Sirari Sagige Tina (SST) membagikan 1.750 masker gratis kepada masyarakat, Kamis (8/10/2026).
Pembagian masker dilakukan di sekitar tujuh desa sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIT. Sasaran utamanya warga dan pengguna jalan yang beraktivitas di tengah kepungan asap.
Ketua DPC PIKI Haltim, Ailen Goeslaw, mengatakan asap berasal dari kebakaran di kawasan belakang permukiman warga, termasuk Gunung Wato-Wato, serta sejumlah titik di jalur Buli-Mabapura.
“di Wilayah Buli dan sekitarnya jarak pandang semakin berkurang dan aktivitas masyarakat di luar rumah sangat terganggu,” kata Ailen.
Menurut dia, asap tebal juga mulai menyebabkan mata pedih dan mengganggu penglihatan. Karena itu, PIKI mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Warga yang harus bepergian disarankan menggunakan masker dan pelindung mata.
Aksi pembagian masker tersebut turut mendapat pendampingan dari personel Polsek Maba di sejumlah titik.
PIKI dan PT SST berharap pemerintah bersama perusahaan yang beroperasi di wilayah Haltim segera berkoordinasi menangani kebakaran dan dampak asap yang dirasakan masyarakat.
“Dampaknya sangat tidak baik untuk kesehatan,” ujar Ailen.(Phian)
