Ujian Disertasi di Unkhair, Nurdin I. Muhammad Soroti Strategi Keberlanjutan Usaha Nelayan di Wilayah Kepulauan

TERNATE, POSTTIMUR.COM – Keberlanjutan usaha nelayan skala kecil di wilayah kepulauan menjadi perhatian serius Nurdin I. Muhammad dalam disertasi yang dipertahankannya pada Ujian Disertasi Program Doktor Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Khairun (Unkhair).
Disertasi berjudul “Sustainability Strategies for Small-Scale Capture Fisheries Enterprises in an Archipelagic Region of South Halmahera Regency” tersebut mengkaji berbagai tantangan dan strategi penguatan keberlanjutan usaha perikanan tangkap skala kecil di Kabupaten Halmahera Selatan.
Dalam penelitiannya, Nurdin menempatkan keberlanjutan usaha nelayan sebagai persoalan strategis yang tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga mencakup dimensi ekologi, sosial, teknologi, dan kelembagaan.
Kondisi geografis Halmahera Selatan yang terdiri atas wilayah kepulauan dengan keterpisahan antarpulau, perbedaan akses pasar, keterbatasan sarana pendukung, serta pengaruh musim dan kondisi laut menjadi sejumlah faktor penting yang dianalisis dalam merumuskan strategi keberlanjutan usaha nelayan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keberlanjutan multidimensi mencapai angka 34,48, yang masuk dalam kategori kurang berkelanjutan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa usaha perikanan tangkap skala kecil di wilayah penelitian masih menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan pembenahan secara terpadu.
Kondisi ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kebijakan pengembangan sektor perikanan yang tidak menggunakan pendekatan seragam, melainkan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah kepulauan.
Dalam proses penyusunan disertasi, Nurdin dibimbing oleh Prof. Dr. Abdul Hadi Sirat, S.E., M.Si. selaku Promotor, Dr. Abdul Chalid Ahmad, S.E., M.Si. sebagai Co-Promotor I, dan Prof. Dr. Abdullah W. Jabid sebagai Co-Promotor II.
Sidang ujian disertasi dipimpin oleh Dekan FEB Unkhair, Dr. Sulfi Abdul Haji, S.E., M.Si. Sementara Dewan Penguji terdiri atas Prof. Dr. Abdul Wahab Hasyim, S.E., M.Si. selaku Ketua, Dr. Amran Husen, S.E., M.E. dan Dr. Hartaty Hadadi, S.E., M.Si. sebagai anggota, serta Dr. Amirul Karman, S.Pi., M.Si. sebagai penguji eksternal.
Dalam sidang tersebut, argumentasi teoretis, ketepatan metodologi, temuan empiris, serta kontribusi penelitian menjadi bagian penting dari proses pengujian dan pertanggungjawaban akademik atas disertasi yang dipertahankan.
Pada kesempatan tersebut, Nurdin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan Universitas Khairun beserta seluruh jajaran atas kesempatan, dukungan kelembagaan, dan layanan akademik selama menempuh pendidikan doktoral.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, para dosen, serta tenaga kependidikan yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan hingga penyelesaian disertasi.
Penghargaan khusus diberikan kepada Program Doktor Manajemen, terutama Dr. Rahmat Sabuhari, S.E., M.Si. selaku Koordinator Program Studi dan Prof. Johan Fahri, S.E., MPM., Ph.D. selaku mantan Koordinator Program Studi, bersama seluruh pengelola, dosen, dan staf administrasi.
Nurdin juga menyampaikan penghargaan kepada Promotor dan kedua Co-Promotor atas bimbingan, kesabaran, ketelitian, serta arahan dalam mempertajam landasan teori, metodologi, dan pembahasan penelitian. Apresiasi serupa diberikan kepada seluruh Dewan Penguji atas kritik dan masukan konstruktif demi penyempurnaan kualitas disertasi.
Selain itu, terima kasih disampaikan kepada pemerintah daerah, instansi terkait, para ahli, responden nelayan, serta seluruh pihak di Kabupaten Halmahera Selatan yang telah membantu penyediaan data dan pelaksanaan penelitian.
Tidak lupa, Nurdin mengapresiasi dukungan kolega, rekan dosen, sahabat, sesama mahasiswa doktoral, serta keluarga yang senantiasa memberikan doa, semangat, dan dukungan moral selama perjalanan akademiknya.
Melalui penelitian tersebut, Nurdin berharap kajian yang dihasilkan tidak hanya menjadi kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen, tetapi juga dapat memberikan manfaat praktis bagi penguatan usaha nelayan, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta perlindungan keberlanjutan sumber daya perikanan di wilayah kepulauan.
Menurutnya, keberlanjutan usaha nelayan membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak agar potensi perikanan daerah dapat dikelola secara lebih optimal, berdaya saing, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir.
Reporter: Riski

