POSTTIMUR.COM, JAKARTA- Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) mendesak publik untuk menghentikan penyebaran narasi fitnah dan informasi menyesatkan terkait proyek teknologi informasi di Badan Gizi Nasional (BGN) yang nilainya disebut mencapai Rp1,2 triliun. Koordinator LAKSI, Azmi Hidzaqi, menegaskan bahwa tuduhan yang beredar luas di media sosial—terutama dari akun-akun anonim—merupakan hoaks yang tidak memiliki dasar fakta. […]
