Menuju Pemilu Serentak 2024, Bawaslu Jakpus Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

Berita35 Dilihat

POSTTIMUR.com, JAKARTA -Menuju Pemilu Serentak 2024, Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat Melaksanakan kegiatan Sosialisasi Partisipasi Partisipatif di Yuan Garden,Jl Pintu Air V Pasar Baru Jakarta Pusat, Rabu (29/05/24).

M. Halman Muhdar Anggota Bawaslu Jakarta pusat dan pemangku kegiatan ini menyampaikan “Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat stakeholder mengawasi pemilu yang berintegritas karena peran para stakeholder sangat dibutuhkan untuk mendorong kualitas pemilu khususnya di Jakarta Pusat bisa terwujud dengan optimal” lugasnya.

Ketua Bawaslu Kota Jakarta Pusat Christian Nelson Pangkey dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan pemilihan kepala daerah,lebih lanjut beliau menekankan pentingnya kolaborasi dalam tahapan pemilihan untuk memastikan suksesnya proses demokratis tersebut.

Pangkey menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya pengawasan partisipatif yang dicanangkan oleh Bawaslu Jakarta Pusat. Dia menegaskan bahwa dengan bersinergi dan bekerja sama, mereka dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses pemilihan.

Beliau juga mengungkapkan harapannya agar semua pihak dapat terlibat aktif dalam proses pemilihan, sehingga mewujudkan pemilihan kepala daerah yang adil dan demokratis.

Rini Rianti Andriani selaku anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Koordinator Wilayah Jakarta Pusat membuka secara resmi kegiatan ini dan menyampaikan sambutan nya , beliau menyatakan dalam sambutannya bahwa Pilkada DKI yang akan di gelar tanggal 27 November 2024 saat ini sudah memasuki tahapan, dan ada yang mendaftar sebagai calon perseorangan atau independen.

Rini berharap masyarakat dapat turut mengawasi pemilu, dengan adanya kerja sama antara Bawaslu, organisasi keagamaan, dan OKP Cipayung.

Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif, Bawaslu Jakarta Pusat yakin mewujudkan pemilihan kepala daerah yang adil dan demokratis, mengutamakan integritas dan transparansi dalam proses pemilihan.

“Urgensi pengawasan pemilu partisipatif itu bagaimana cara membangun komunikasi sangat penting dan sama-sama kita cari solusinya. Tanpa partisipasi masyarakat, pemilu kita itu jadi garing, untuk itu partisipasi masyarakat sangat penting daripada sekedar kompetisi perebutan kekuasaan” kata Rini.

Pada akhir sambutannya Rini menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada Bawaslu Jakarta Pusat dan stakeholder yang hadir agar bisa saling bersinergi.

Kegiatan ini menghadirkan M Jufri selaku narasumber. M Jufri menyampaikan materi

Partisipasi masyarakat pada pengawasan pilkada tahun 2024.(AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *