Sikap Lebih Berpengaruh Daripada Pengetahuan Dalam Perencanaan Keuangan Mahasiswa, Mengapa Ini Penting ?

Opini605 Dilihat

Oleh: Fadli Ali Taslim

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun Ternate

Perencanaan keuangan pribadi telah menjadi kebutuhan yang tak terelakkan di tengah gempuran gaya hidup konsumtif dan mudahnya akses pada platform digital yang menawarkan segala macam produk dan layanan. Dalam konteks ini, mahasiswa sebagai bagian dari generasi Z perlu memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengelola keuangan pribadi mereka secara cermat dan terarah. Namun, dari hasil riset yang saya lakukan terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun angkatan 2022, terungkap sebuah fakta menarik yang patut menjadi refleksi bersama: pengetahuan keuangan tidak secara signifikan memengaruhi perencanaan keuangan mereka, sementara sikap keuangan justru menjadi faktor yang paling menentukan.

Hasil uji regresi linear menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan, meski memiliki nilai koefisien positif, tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap perencanaan keuangan pribadi mahasiswa. Sebaliknya, sikap keuangan menunjukkan pengaruh yang kuat dan signifikan. Temuan ini menggugah, karena menunjukkan bahwa pengetahuan saja tidak cukup.

Ini bukan berarti bahwa pengetahuan tidak penting. Namun, kita diingatkan kembali bahwa pengetahuan hanya menjadi berguna ketika diterjemahkan dalam sikap dan tindakan nyata. Seorang mahasiswa bisa saja mengerti apa itu inflasi, suku bunga, atau pentingnya menabung, tetapi tanpa disiplin, motivasi, dan kebiasaan keuangan yang baik, pengetahuan tersebut tidak akan bertransformasi menjadi perilaku yang menciptakan keamanan finansial.

Mengapa ini terjadi?

Pertama, kita tidak bisa menutup mata bahwa banyak mahasiswa memperoleh pengetahuan keuangan secara pasif – melalui kuliah atau seminar – namun tidak disertai pelatihan keterampilan praktis dalam mengelola uang. Tidak ada kebiasaan mencatat pengeluaran, membuat anggaran, atau menyisihkan uang untuk tabungan. Inilah yang disebut oleh banyak pakar sebagai “know-do gap”, yaitu jurang antara apa yang diketahui dan apa yang dilakukan.

Kedua, sikap keuangan mencerminkan nilai dan pola pikir individu terhadap uang. Sikap ini terbentuk dari pengalaman hidup, pengaruh keluarga, lingkungan sosial, dan keyakinan pribadi. Mahasiswa yang memiliki sikap keuangan positif – seperti hemat, bertanggung jawab terhadap utang, dan fokus pada kebutuhan daripada keinginan – akan lebih siap melakukan perencanaan meskipun pengetahuan mereka terbatas.

Ketiga, temuan ini sejalan dengan Theory of Planned Behavior (TPB) yang menyebut bahwa sikap merupakan salah satu penentu utama perilaku. Ketika sikap terhadap perencanaan keuangan sudah positif, maka intensi dan perilaku nyata untuk mengelola keuangan akan mengikuti, terlepas dari seberapa tinggi tingkat pengetahuan keuangannya.

Implikasi dan Tindakan Nyata

Hasil penelitian ini memberikan peringatan bagi institusi pendidikan, termasuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis, bahwa kurikulum dan kegiatan pembelajaran tidak cukup hanya menyampaikan materi teori tentang keuangan pribadi. Pendidikan harus bertransformasi menjadi pengalaman pembelajaran yang membentuk karakter dan sikap keuangan. Simulasi perencanaan keuangan, pelatihan budgeting, dan kegiatan kewirausahaan kampus dapat menjadi solusi agar mahasiswa tidak hanya tahu, tetapi juga mampu dan mau mengelola keuangan mereka.

Bagi mahasiswa, temuan ini memberi pesan bahwa membangun kebiasaan dan sikap finansial yang baik sejak dini adalah investasi jangka panjang yang jauh lebih bernilai dibanding sekadar menghafal istilah ekonomi.

Akhir kata, perencanaan keuangan yang sehat bukan hanya soal berapa banyak yang kita tahu, tetapi seberapa kuat niat dan disiplin kita untuk bertindak. Di sinilah peran sikap keuangan menjadi penentu, dan di sinilah tantangan sekaligus peluang kita dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *