POSTTIMUR.com, HALUT- MTs Muhammadiyah Soasio kembali menggelar kegiatan pengukuhan siswa baru pada Jumat (11/7), sebagai bagian dari rangkaian menyambut tahun ajaran baru 2025/2026. Bertempat di Desa Soasio, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, acara ini diikuti oleh sekitar 85 siswa baru yang siap memulai perjalanan pendidikan mereka di madrasah ini.
Tak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, pengukuhan ini dirancang sebagai ruang awal untuk memperkenalkan identitas siswa sebagai pelajar Muhammadiyah. Dengan pendekatan berbasis nilai-nilai agama Islam dan wawasan kebangsaan, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, menanamkan semangat sosial, serta menumbuhkan akhlakul karimah dalam keseharian para siswa.
Seluruh rangkaian kegiatan disusun dan dipandu langsung oleh panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Acara dibuka dengan seremoni resmi dan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan dengan matang, mencerminkan keseriusan panitia dalam menghadirkan pengalaman yang edukatif dan menyenangkan bagi siswa baru.
Baca Juga:
Suanggi: Bayang-Bayang Gelap Dunia Pendidikan Maluku Utara
POKDARKAMTIBMAS Apresiasi Keseriusan Polda Maluku Utara Berkantor di Sofifi
Beragam kegiatan kreatif turut mewarnai pengukuhan ini, mulai dari kompetisi antar kelompok, pentas seni, hingga sesi penggalian potensi diri. Salah satu momen yang paling mengesankan adalah prosesi pembakaran atribut ospek sebuah simbol berakhirnya masa pengenalan dan dimulainya perjalanan baru sebagai bagian dari keluarga besar MTs Muhammadiyah Soasio.
Tak hanya itu, kegiatan outbound berkelompok juga menjadi bagian penting dalam pengukuhan, dirancang untuk mengasah kekompakan, komunikasi, serta solidaritas antarsiswa. Tujuannya adalah mempererat rasa persaudaraan sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di lingkungan madrasah.
Respon para siswa terhadap seluruh kegiatan sangat antusias. Bagi sebagian besar dari mereka, ini adalah pengalaman pertama mengikuti Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsamah), dan mereka menunjukkannya dengan semangat luar biasa. Kreativitas para siswa juga menjadi sorotan dalam Matsamah tahun ini, di mana banyak dari mereka tampil unik dan ekspresif ada yang membawa tas dari kantong plastik, mengenakan topi karton buatan tangan, hingga tampil di panggung dengan tema kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Tanah Air.
Kegiatan pengukuhan ini menjadi bukti bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang membentuk karakter. MTs Muhammadiyah Soasio berhasil menghadirkan pengukuhan sebagai momen transformasi, bukan sekadar formalitas, dalam membentuk pribadi muslim yang cerdas, berani, dan berakhlak mulia.
Tantangan ke depan adalah menjaga semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan selama pengukuhan agar terus tumbuh dan menjadi bagian dari proses pembelajaran setiap hari.
Editor: Ikhy









