POSTTIMUR.COM, HALTIM_ Pemerintah Desa Sidomulyo, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui kegiatan pembagian beras hasil program ketahanan pangan desa kepada anak yatim dan orang tua jompo. Sebanyak 54 penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa beras dan minyak goreng kemasan yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa Sidomulyo, Sirun.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari panen perdana padi yang dilakukan pada akhir September lalu. Beras yang dibagikan merupakan hasil produksi lahan ketahanan pangan desa yang sebelumnya digarap secara gotong royong Pemdes Sidomulyo bersama para petani.
Kepala Desa Sidomulyo, Sirun, mengatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga wujud nyata dari semangat kebersamaan warga Sidomulyo dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.
Baca Juga :
Pemdes Sidomulyo Siapkan Beras Panen Perdana untuk Anak Yatim dan Kaum Jompo
“Beras yang kita bagikan hari ini adalah hasil kerja keras petani dan pemerintah desa. Kami ingin hasil panen ini tidak hanya menjadi angka produksi, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat, terutama anak yatim dan orang tua jompo,” ujar Sirun dengan penuh haru.
Ia menambahkan, selain beras, pemerintah desa juga menambahkan minyak goreng sebagai bentuk perhatian tambahan bagi warga penerima. Menurutnya, langkah kecil seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi desa lain agar hasil pembangunan dan pertanian juga berdampak pada mereka yang membutuhkan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa hasil panen bukan hanya untuk ekonomi desa, tapi juga untuk kemanusiaan. Ini bukti bahwa pertanian bisa menjadi jalan berbagi dan menumbuhkan kepedulian,” tambahnya.
Kades Sirun juga berharap, kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda Sidomulyo untuk kembali menaruh minat pada sektor pertanian. Ia meyakini, pertanian bukan pekerjaan kuno, melainkan masa depan yang menjanjikan bila dikelola dengan semangat dan inovasi.
“Saya ingin anak-anak muda Sidomulyo percaya bahwa bertani itu mulia. Dari sawah, kita bisa menafkahi keluarga, membangun desa, bahkan berbagi untuk sesama,” tutupnya.
Langkah sosial ini memperkuat posisi Pemerintah Desa Sidomulyo sebagai salah satu desa yang aktif mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mengedepankan nilai kemanusiaan dalam pembangunan.(*)

















