‎Tak Direspons Pemkot, Panitia Guraping Open Tournament Robek Baliho Wali Kota

POSTTIMUR.COM, TIDORE_ Sebuah insiden tak biasa terjadi di Lapangan Guruarasai, lokasi penyelenggaraan Guraping Open Tournament 2025, pada Selasa (25/11). Baliho bergambar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan yang sebelumnya dipasang sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan tersebut ditemukan dalam kondisi robek, dan disebut-sebut dilakukan oleh panitia turnamen.

‎Menurut informasi yang dihimpun, baliho itu dipasang oleh pihak pemerintah daerah menjelang pembukaan turnamen. Namun hanya dua hari sejak kegiatan berlangsung, sejumlah panitia mendatangi baliho tersebut dan merobek bagian gambarnya hingga rusak total. Tindakan ini sontak menjadi perhatian masyarakat sekitar yang tengah mengikuti rangkaian kegiatan turnamen.

‎Sekretaris Panitia Guraping Open Tournament, Farsyah Dukomalamo, membenarkan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas perusakan baliho tersebut. Ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, yang dinilai mengabaikan aspirasi dan upaya pemuda Guraping.

‎“Kami dari panitia sudah tiga kali berusaha menemui Pak Wali Kota untuk membahas event ini, tapi selalu gagal bertemu. Bahkan kami datang ke Pulau Tidore dengan biaya pribadi, tetap tidak ada respons. Undangan resmi juga sudah kami layangkan, tapi tidak ada jawaban,” ujar Farsyah.

‎Ia menambahkan, tidak adanya komunikasi dan perhatian dari pemerintah membuat panitia merasa diabaikan.

‎“Bagi kami, ini bukti bahwa Wali Kota tidak benar-benar peduli terhadap agenda kepemudaan yang digagas pemuda Guraping. Omong kosong jika bicara soal kepedulian terhadap generasi muda,” tegasnya.

‎Panitia menegaskan bahwa mereka siap memberikan keterangan kepada pihak berwenang jika diminta, dan bertanggung jawab penuh atas insiden perusakan baliho tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *