POSTTIMUR.COM, HALSEL- Ruas jalan di Desa Wayaua – Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, dilaporkan dipalang oleh warga pada Jumat (20/3/2026).
Pemalangan tersebut diduga merupakan imbas dari bentrokan antar warga yang terjadi antara Desa Silang dan Desa Liaro
Insiden bentrok tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, yakni seorang warga Desa Liaro yang dikenal dengan nama Unyil. Peristiwa ini memicu ketegangan di antara kedua belah pihak, yang kemudian berdampak pada pemalangan akses jalan di wilayah Desa Wayaua.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemalangan jalan tersebut diduga dilakukan oleh pihak keluarga korban sebagai bentuk reaksi atas kejadian yang menimpa anggota keluarga mereka. Akibatnya, aktivitas masyarakat dan mobilitas warga di sekitar lokasi menjadi terganggu.
Kondisi ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan. Wakil Ketua Pemuda Pancasila, Salmin I. Saleh, mendesak pemerintah daerah serta pihak terkait untuk segera mengambil langkah cepat dalam memediasi konflik tersebut.
“Kami meminta kepada pemerintah dan aparat keamanan agar segera turun tangan untuk memediasi kedua belah pihak, sehingga konflik ini tidak meluas dan dapat segera diselesaikan secara damai,” ujar Salmin.
Salmin yang juga merupakan mantan Ketua Kamtibnas serta Himpunan Pelajar Mahasiswa Bacan ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya mempererat tali persaudaraan antarwarga guna mencegah terjadinya konflik serupa di masa mendatang.
“Mari kita semua menahan diri, menjaga kamtibmas, dan memperkuat rasa persaudaraan. Kedamaian di tengah masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak aparat keamanan diharapkan segera melakukan langkah-langkah penanganan guna meredam situasi dan membuka kembali akses jalan yang sempat dipalang warga.(*)
















