Mari Menghasilkan Pangan Sehat Dari Pekarangan 

Oleh: Afrianto Darnis, S.P., M.P

Pegiat Pertanian Maluku Utara

Kini, kesadaran baru mulai muncul. Manusia saling mengajak untuk kembali ke alam. Kampanye back to nature hadir sebagai pilihan gaya hidup yang semakin diminati.

Dalam hal pilihan konsumsi, kesadaran ini diterjemahkan melalui gerakan mengonsumsi makanan organik yang bebas racun dan bahan kimia. Tampaknya, manusia mulai menyadari bahwa bahan pangan yang dikonsumsi menjadi salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit baru yang mungkin dahulu belum ada. Biang keladi dari masalah kesehatan ini sebagian disumbangkan oleh bahan pangan yang beracun dan penuh bahan kimia.

Kondisi tersebut menandai kecenderungan meningkatnya permintaan terhadap pangan organik. Istilah produk organik kini bukan sesuatu yang asing bagi masyarakat, mulai dari makanan organik, sayur organik, beras organik, buah organik, hingga ayam dan sapi organik. Di pasar atau supermarket di kota-kota besar, kita dapat menemukan berbagai hasil pertanian dengan label organik.

Lalu, bagaimana dengan daerah kita di Maluku Utara? Apakah produk organik sudah tersedia di pasar dan supermarket? Untuk menjawab pertanyaan ini, para petani maupun pegiat pekarangan perlu mulai menerapkan dan mengelola lahan pekarangan agar mampu menyediakan produk organik.

Di Provinsi Maluku Utara, belum banyak petani atau pegiat lahan pekarangan yang memfokuskan diri pada pertanian organik, padahal peluang pasarnya cukup terbuka. Kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi produk organik juga semakin meningkat. Selain masih langka diperoleh, harga produk organik umumnya lebih mahal dibandingkan produk yang menggunakan bahan kimia. Namun, menurut Suwantoro (2008), meskipun untuk memperoleh produk organik konsumen harus membayar lebih mahal, hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi segmen konsumen tertentu untuk tetap mengonsumsinya.

Oleh karena itu, sebagai pegiat pertanian Maluku Utara, penulis mengajak petani maupun masyarakat secara umum untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai penyedia pangan keluarga. Alangkah baiknya jika dalam proses budidaya digunakan produk-produk organik, seperti pupuk organik padat maupun cair serta pestisida organik. Dengan demikian, hasil yang diperoleh aman dikonsumsi dan baik untuk kesehatan tubuh, baik saat beraktivitas di dalam maupun di luar rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed