FEB Universitas Khairun Bekali Pelaku Kedai Kopi di Ternate dengan Pelatihan Laporan Keuangan dan Pajak Berbasis Coretax

POSTTIMUR.COM, TERNATE- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen FEB Unkhair menggelar Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana dan Pajak Berbasis Coretax bagi para pelaku usaha kedai kopi di Kota Ternate.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan yang sederhana, akurat, serta memahami sistem administrasi perpajakan digital melalui Coretax, yang kini menjadi bagian dari transformasi layanan perpajakan di Indonesia.

Dosen FEB Universitas Khairun memberikan pelatihan laporan keuangan sederhana dan pajak berbasis Coretax kepada pelaku kedai kopi di Kota Ternate.

Pelatihan menghadirkan tiga narasumber dari dosen FEB Universitas Khairun, yakni Dr. Muhammad Thahrim, S.E., M.Si., Irfandi Buamonabot, S.E., M.Sc., dan Putri Ekawati Darma, S.E., M.Sc. Ketiganya memberikan materi sekaligus pendampingan praktis kepada peserta agar dapat mengelola keuangan usaha secara lebih tertib dan memenuhi kewajiban perpajakan dengan lebih mudah.

Dalam penyampaiannya, Dr. Muhammad Thahrim, S.E., M.Si. menegaskan bahwa laporan keuangan merupakan fondasi penting dalam pengembangan usaha. Menurutnya, pencatatan keuangan yang baik tidak hanya membantu pelaku usaha mengetahui kondisi usahanya, tetapi juga menjadi dasar dalam mengambil keputusan bisnis dan memperoleh akses pembiayaan.

Sementara itu, Irfandi Buamonabot, S.E., M.Sc. menjelaskan bahwa digitalisasi perpajakan melalui sistem Coretax menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku UMKM. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memahami mekanisme pelaporan pajak berbasis digital agar dapat memenuhi kewajiban perpajakan secara benar, mudah, dan efisien.

Di sisi lain, Putri Ekawati Darma, S.E., M.Sc. menekankan pentingnya membangun budaya administrasi keuangan sejak dini. Menurutnya, usaha yang memiliki pencatatan keuangan yang rapi akan lebih siap berkembang, meningkatkan kepercayaan mitra usaha, serta memiliki daya saing yang lebih baik.

Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias. Selain memperoleh materi teori, mereka juga diberikan praktik langsung mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana serta simulasi penggunaan sistem Coretax dalam administrasi perpajakan.

Melalui kegiatan PKM ini, FEB Universitas Khairun berharap para pelaku kedai kopi di Kota Ternate semakin mampu mengelola usahanya secara profesional, meningkatkan literasi keuangan dan perpajakan, serta mendukung pertumbuhan UMKM yang berdaya saing di era transformasi digital. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *