POSTTIMUR.COM, TERNATE- Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan seksual, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelurahan Afe-Taduma Universitas Khairun menggelar sosialisasi bertema “Pencegahan Kekerasan Seksual Sejak Dini” di SMP Negeri 11 Kota Ternate. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya perlindungan diri serta keberanian untuk melaporkan tindakan kekerasan seksual.
Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kekerasan seksual, cara mengenali tanda-tandanya, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan mencari pertolongan apabila menghadapi situasi yang mengancam. Materi juga menekankan pentingnya saling menghormati, menjaga batasan dalam pergaulan, dan menciptakan budaya sekolah yang aman serta bebas dari pelecehan.
Koordinator Lapangan KKN Afe-Taduma, Arsil Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap perlindungan anak dan remaja.
“Melalui edukasi ini, kami berharap para siswa memiliki pemahaman yang benar mengenai kekerasan seksual, berani menjaga diri, serta tidak takut untuk berbicara dan melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan kekerasan seksual,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 11 Kota Ternate, Marlia Mahmud, S.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan mengenai pencegahan kekerasan seksual perlu diberikan sejak dini sebagai bekal penting bagi peserta didik.
“Pencegahan masalah seksual secara dini itu sangat penting dan harus dimulai dari rumah, sekolah, hingga lingkungan sekitar. Tujuannya bukan membuat anak takut, tetapi agar mereka memahami batasan, memiliki pengetahuan yang benar, dan mampu melindungi diri. Pencegahan sejak dini bukan untuk menakut-nakuti tentang seks, melainkan membekali anak demi masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Selain meningkatkan pengetahuan siswa, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap saling menghargai, mengurangi perilaku perundungan maupun pelecehan bernuansa seksual, serta memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan responsif terhadap segala bentuk kekerasan.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Afe-Taduma menunjukkan bahwa edukasi menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun kesadaran sejak dini, sehingga generasi muda tumbuh dengan keberanian melindungi diri, menghormati sesama, dan berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari kekerasan. (*)














