HMI Cabang Tidore Merespon Kekerasan Perempuan dan Anak di Kota Tidore Kepulauan

Daerah, Maluku Utara207 Dilihat

Foto : Ilham Fahri, Ketua Umum HMI Cabang Tidore

TIMURPOST.com, TIDORE — HMI Cabang Tidore meminta serta menegaskan kepada Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan khususnya Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tidore Kepulauan agar lebih meningkatkan kinerja serta sinergitasnya bersama Institut penegak hukum dalam mengatasi sejumlah kasus kekerasan perempuan dan anak dibawah umur di Kota Tidore Kepulauan.

Ketum HMI Cabang Tidore Ilham Fahri mengatakan, “Maraknya tindakan pidana Kekerasan Perempuan dan Anak dibawah Umur yang terjadi Maluku Utara makin memprihatinkan.

“Sebut saja 1 kasus yang baru saja terjadi, yaitu tindakan pidana pemerkosaan yang berujung kematian menimpa Adik Nisma Umar, gadis berusia 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA di Kabupaten Halmahera Tengah begitu sangat memilukan, informasi yang saya dapatkan juga bahwa adinda Nisma ini memiliki ikatan keluarga di Kota Tidore Kepulauan.

Tentu secara Pribadi dan secara institut HMI Cabang Tidore kami mengecam tindakan tidak manusiawi para pelaku pemerkosaan tersebut, dan beharap kepada penegak hukum yang menangani perkara ini agar lebih profesional dan semoga para pelaku mendapatkan sangksi dan hukuman yang seadil-adilnya”.

Ilham menambahkan “Berangkat dari kasus itu, ini menjadi Ikhtiar kepada kita semua dan terkhususnya Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tidore Kepulauan agar kiranya lebih aktif, responsif membangun koordinasi kepada semua unsur Penegak Hukum dan Stakholder untuk memaksimalkan agenda sosialisasi terkait Perda No. 4 Tahun 2020 Tentang perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan sehingga dapat memberikan pemahaman terhadap seluruh masyarakat yang ada di Kota Tidore Kepulauan. Karena Kasus asusila seperti pemerkosaan, pencabulan, KDRT dan lainnya yang masih begitu massif terjadi di Kota Tidore Kepulauan”.

Disamping itu kata Ilham, “HMI Cabang Tidore juga mendesak kepada Polres Kota Tidore kepulauan agar segera menyelesaikan sejumlah kasus kekerasan Perempuan dan Anak yang sedang didalami, dalam proses Peyelidikan dan Penyidikan di Polres Kota Tidore Kepulauan”.

“Kami siap mengawal seluruh proses penegakan hukum yang ada di Kota Tidore Kepulauan sebagai bentuk menindaklanjuti hasil rapat Kerja HMI Cabang Tidore Periode 2021-2022 baik gerakan moral bersifat dialog bahkan sampai pada jalan alternatif demonstrasi”.

#tp/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *