POSTTIMUR.COM, TERNATE — Polemik yang sempat bergulir di ranah digital akibat unggahan media sosial milik Diani Hastuti Tiwar akhirnya menemui titik terang.
Diani secara terbuka menyampaikan permohonan maaf resminya kepada Sahrir Tahir dan Partai Gerindra Provinsi Maluku Utara pada Sabtu (12/9/2026).
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk klarifikasi tegas bahwa konten yang sempat ia sebarluaskan ke publik merupakan informasi yang tidak benar.
Dalam pernyataan resminya, Diani menggarisbawahi bahwa klarifikasi dan permohonan maaf ini lahir murni dari kesadaran pribadinya, tanpa ada tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun.
“Saya Diani Hastuti Tiwar menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada Bapak Sahrir Tahir dan Partai Gerindra Provinsi Maluku Utara atas dampak yang timbul akibat dari postingan saya di media sosial,” ujar Diani.
Ia pun menambahkan bahwa pengakuan ini merupakan wujud tanggung jawab atas kekeliruan yang telah dibuat di ruang siber.
“Saya dengan kesadaran penuh mengakui apa yang saya sampaikan di media sosial tidak benar, dengan permohonan maaf yang saya sampaikan tanpa ada paksaan dari pihak mana pun. Terima kasih,” lanjutnya.
Penyampaian maaf secara langsung ini menjadi penegasan sikap Diani untuk meluruskan narasi yang sempat memicu spekulasi di ruang publik. Dengan adanya pengakuan terbuka ini, persoalan yang timbul akibat unggahan tersebut kini berujung pada penyelesaian yang jelas dan transparan bagi semua pihak yang terdampak. (*)
