Soal Polemik Sistem Proporsional Terbuka, Tertutup; Ketua Umum DPP KNPI, Yana Maulidia Jusra Angkat Bicara

Berita78 Dilihat

TIMURPOST.com,JAKARTA–Kritik terhadap sistem pemilu proporsional tertutup, yang terus bergulir terkait gugatan atas Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terhadap UUD 1945 kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Menanggapi hal itu, ketua umum DPP KNPI Yana Maulidia Jusra menjelaskan sistem Proporsional Tertutup berpeluang meningkatkan kualitas Demokrasi serta memberikan kesempatan besar untuk meningkatkan trust rakyat terhadap Partai Politik. Jumat (10/2/2023).

Yana menjelaskan bahwa system proporsional tertutup akan membuka peluang bagi kader-kader terbaik partai yang tentu memiliki dedikasi dan track record yang baik untuk mewakili rakyat di parlemen, melalui verifikasi kader-kadernya yang memiliki kualitas dan integritas agar legislator kita benar-benar berkualitas sesuai amanah konstitusi UUD 1945 Pasal 22 E ayat 3 yang menyebutkan bahwa peserta pemilu legislatif adalah partai politik. Dalam hal proses kandidasi di internal partai politik dengan mempertimbangkan prinsip transparansi, akuntabilitas serta partisipatif.

Yana menambahkan, tentu penerapan system apapun memiliki sisi plus minusnya, hanya saja terhadap system proporsional terbuka sejauh ini, banyak anggota legislative kita yang sangat diragukan kualitas dan integritasnya.

Jika ditrack lebih jauh, ada banyak legislator kita yang tidak pernah mendidikasikan dirinya untuk mensukseskan agenda-agenda demokratisasi. Hanya karena popularitas dan modal yang cukup bisa terpilih. Sementara para calon yang memiliki kualitas serta integriritas yang baik harus tersungkur hanya karena kekurangan modal dan popularitas.

Saya kira ini momentum emas bagi kita untuk memperbaiki kualitas demokrasi kita, dengan proporsional tertutup, orang-orang baik yang memahami negara akan kembali menempati tempatnya dan menguatkan bangunan negara demokrasi. Ujarnya dalam keterangan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *