Strategi Pengembangan Pendapatan UMKM Di Suatu Wilayah 

Opini828 Dilihat

Oleh : Martina Sapsuha

Mahasiswa Universitas Khairun Ternate, Prodi Ekonomi Pembangunan 

Strategi pengembangan produk adalah suatu usaha yang dilakukan perusahaan melalui pengenalan peluang pasar, perbaikan pada aspek teknis produksi dengan adanya inovasi dengan tujuan untuk meningkatkan kepuasan konsumen atau pelanggan.

Inovasi pada sebuah produk berkonsentrasi pada posisi strategi dan kemampuan dalam menghantarkan sebuah produk pada sebuah organisasi usaha melalui kreativitas dan leadership. Inovasi produk berorientasi pada penciptaan nilai, untuk mendapatkan keuntungan kompetitif, dan mencapai kesuksesan dalam waktu yang lama melalui pengembangan dan komersialisasi dan jasa yang baru.

Menurut Fandy Tjiptono, ada tiga strategi dalam pengembangan produk, yaitu sebagai berikut:

Strategi peningkatan kualitas : UMKM sumber waras dalam meningkatkan kualitas produknya terutama dalam menerapkan SOP (Standar Operasional Prosedur), dengan cara menjaga kebersihan peralatan dan bahan-bahan yang digunakan. Kualitas produk yang selalu meningkatkan adalah salah satu kunci agar dapat timbul kepercayaan konsumen terhadap produk-produk sumber waras. Pada UMKM sumber waras sudah mengupayakan peningkatan dalam menjaga kualitas produknya, caranya antara lain dengan:

Strategi peningkatan keistimewaan produk : Strategi peningkatan keistimewaan produk, ada empat indicator yang dapat dipakai untuk meningkatkan keistimewaan suatu produk seperti kualitas bahan yang dipakai, keanekaragaman, kenyamanan dalam pemakaian suatu produk bagi penggunanya dan aksesorisnya. Suatu UMKM dapat menambah keistimewaan baru dari sebuah produk dan jasa baru yang dikembangkan.

Keistimewaan produk adalah sifat yang dimiliki oleh suatu produk yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan tertentu dari konsumen sehingga bisa memberikan kepuasan kepada konsumen. Strategi ini bertujuan untuk menambah keistimewaan baru yang terdapat pada produk, seperti dalam hal ukuran, berat, bahan yang digunakan, aksesoris, maupun menambah keanekaragaman, keamanan atau kenyamanan dalam menggunakan produk. Ada empat indicator yang dapat meningkatkan keistimewaan suatu produk, yaitu kualitas bahan, keanekaragaman,kenyamanan pemakaian produk, aksesoris tambahan

Analisis strategi modifikasi pengembangan produk pada UMKM sumber waras : Modifikasi produk sering kali harus dilakukan berkaitan dengan keinginan konsumen, biaya produksi, keterbatasan bahan baku, perbaikan proses produksi, atau perlunya reformulasi untuk memperbaiki karakteristik produk. Modifikasi dapat dilakukan pada berbagai atribut produk yang jadi penentu kualitas.

Perbaikan produk yang telah ada, UMKM sumber waras menggunakan teknologi dan fasilitas yang ada untuk membuat varian dan memperbaiki produk yang sudah ada untuk memperluas segmen pasar. Kemudian dimodifikasi dengan cara membuat produk baru yang memiliki keunikan berbeda dengan produk sebelumnya serta memiliki sifat yang bar.

Efesiensi, UMKM sumber waras memanfaatkan sumber daya rempah-rempah yang ada dengan cara mengelolanya menjadi jamu instan tradisional untuk meningkatkan produksi dan nilai tambah dari produk tersebut guna menarik minat beli konsumen.

Penambahan manfaat produk yang telah ada sebelumnya, UMKM sumber waras sudah melakukan atau menambah manfaat pada varian, jenis, dan kemasan produk yang telah ada dengan memperluas segmen pasar dan melayani berbagai macam keinginan para konsumen.

Melengkapi produk lama, UMKM sumber waras melengkapi produknya dengan berbagai varian dan jenis produk. Selain pembuatan produk jamu instan UMKM sumber waras juga ada olahan lain yaitu kripik dan olahan susu. Dengan melakukan uji coba pencampuran berbagai jenis bahan baku yaitu jahe, kunyit, temulawak, serai, dan daun salam kemudian dijadikan satu.

Semakin pesatnya perkembangan teknologi memungkinkan terciptanya sarana produksi yang baru untuk dimanfaatkan oleh UMKM sumber waras untuk membuat dan menyempurnakan produknya, sehingga kualitas produk menjadi lebih baik dan jumlah produksi yang diperoleh bisa ditingkatkan. Hal tersebut bertujuan untuk menguatkan reputasi dan mempertahankan daya saing dengan menawarkan produk yang baru dibandingkan dengan produk sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *