POSTTIMUR.COM, TERNATE_ Kelompok suporter Malut United, The Salawaku, menyayangkan dugaan tindakan rasis yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang diduga suporter Persib Bandung terhadap pemain Malut United, Yakob dan Yance, pasca pertandingan Malut United kontra Persib.
Ketua Umum The Salawaku, Iksan Do Yasin, menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat mencederai nilai-nilai sportivitas dan marwah sepak bola Indonesia.
“Kami The Salawaku sangat menyayangkan beberapa oknum yang diduga suporter Persib Bandung melakukan tindakan rasis kepada Yakob dan Yance pasca match Malut United vs Persib. Hal ini jelas mencederai marwah sepak bola Indonesia,” ujar Iksan dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Iksan menyampaikan bahwa The Salawaku secara kelembagaan mendesak pihak suporter Persib, Bobotoh, untuk segera mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan imbauan maupun melakukan penertiban terhadap oknum-oknum yang terlibat.
“Olehnya itu, The Salawaku secara kelembagaan mendesak kepada Bobotoh suporter Persib agar segera mengeluarkan imbauan atau menertibkan oknum-oknum tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal The Salawaku, Nyong Barakati, menegaskan bahwa hingga saat ini suporter Malut United, khususnya The Salawaku, tetap berkomitmen menjaga hubungan baik dengan Bobotoh Persib.
“Sejauh ini kami suporter Malut United, khususnya The Salawaku, masih tetap menjaga hubungan yang baik dengan Bobotoh. Kami tidak mau hanya karena ulah segelintir oknum merusak hubungan baik yang sudah terjalin,” tutup Nyong Barakati.
The Salawaku berharap semua pihak dapat menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, dan saling menghormati demi kemajuan sepak bola nasional yang lebih bermartabat.(*)











