POSTTIMUR.COM, TERNATE- Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Ternate Provinsi Maluku Utara, Prof. Dr. Rusman Soleman, SE., M.Si., Ak., CA., menegaskan bahwa pelaksanaan Seminar dan Rapat Anggota Cabang (RAC) ke-VI merupakan momentum penting konsolidasi ISEI di Maluku Utara guna menyatukan persepsi dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Prof. Rusman Soleman saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan Seminar dan RAC VI ISEI Cabang Ternate. Menurutnya, konsolidasi tersebut bertujuan membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, lembaga, serta pelaku usaha agar dapat melahirkan satu konsep pembangunan ekonomi yang saling menopang.
“Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi ISEI di Maluku Utara untuk menyatukan persepsi, sehingga terbangun kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga, dan dunia usaha. Dari kolaborasi itu diharapkan lahir konsep yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi dan mendorong sektor-sektor lain agar pertumbuhan berlangsung merata dan berdampak pada pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ISEI merupakan wadah intelektual yang di dalamnya dihimpun para pemikir dan ekonom yang memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi melalui gagasan dan pemikiran strategis dalam perumusan kebijakan publik.
“ISEI sebagai embrio pemikiran ekonomi memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi konsep dan pemikiran, sehingga kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berbasis kajian ilmiah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Rusman menekankan pentingnya mendorong pengembangan sektor-sektor ekonomi lain di Maluku Utara, tidak hanya bertumpu pada sektor pertambangan. Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, dan sektor potensial lainnya perlu terus diperkuat guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Kita perlu mendorong sektor-sektor lain, seperti pertanian dan perikanan, agar ke depan Maluku Utara mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil, komprehensif, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia berharap, melalui forum ISEI ke depan, para ekonom dapat terus melakukan evaluasi terhadap arah pembangunan daerah, menentukan apa yang perlu dipertahankan dan diperbaiki, serta menyatukan pemikiran demi keberlanjutan pembangunan ekonomi Maluku Utara.
“Pertemuan para ekonom ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk menyatukan pemikiran dan merumuskan langkah konkret bagi keberlanjutan daerah,” pungkasnya. (*)










