POSTTIMUR.COM, TERNATE- Sebagai bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Koperasi Jasa Ahmad Yani, Kota Ternate.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen FEB Unkhair, di antaranya Fadli A. Taslim, Safri Panigoro, Himawan Sardju, Gregorius Jeandry, Iqbal M. Aris, serta Haji Hasnin Hasan. Pengabdian ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen akademisi untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan agar memiliki nilai guna dan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan kelembagaan ekonomi rakyat.
Fadli A. Taslim selaku inisiator kegiatan menjelaskan bahwa pemilihan Koperasi Jasa Ahmad Yani didasarkan pada potensi bisnis koperasi yang dinilai memiliki korelasi kuat dengan bidang keilmuan para dosen FEB Unkhair. Selain itu, pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara kampus dan koperasi.
“Kami melihat koperasi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan, serta sejalan dengan kompetensi akademik yang kami miliki. Harapannya, ke depan dapat terjalin kerja sama yang berkesinambungan,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi mengusung tema “Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat: Transformasi Tata Kelola Menuju Keberlanjutan”, dan dilaksanakan pada Sabtu malam, 20 Desember 2025, bertempat di Kompleks Benteng Orange, Ternate. Acara diawali dengan pemaparan dari pengurus Koperasi Jasa Ahmad Yani terkait rencana bisnis yang akan dikelola, jumlah anggota, serta tujuan pendirian koperasi.
Diketahui, Koperasi Jasa Ahmad Yani didirikan atas inisiatif anggota Serikat Pekerja SPDT FSPMI Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggota beserta keluarga.
Sosialisasi berlangsung dalam suasana santai dan dialogis. Para dosen menyampaikan materi berdasarkan keilmuan dan pengalaman praktis yang dimiliki. Menariknya, dua di antara pemateri, yakni Himawan Sardju dan Gregorius Jeandry, memiliki pengalaman sebagai ketua koperasi di Ternate, sehingga diskusi menjadi lebih kontekstual dan aplikatif.
Pemaparan para dosen disambut antusias oleh pengurus koperasi. Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya umpan balik, sehingga suasana kegiatan terasa cair dan tidak kaku.
Karena berlangsung hingga larut malam, kegiatan sosialisasi kemudian ditutup atas kesepakatan bersama. Pada kesempatan tersebut, pengurus Koperasi Jasa Ahmad Yani berharap para dosen FEB Unkhair dapat melakukan pendampingan lanjutan dalam kegiatan operasional koperasi. Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat untuk membuka peluang kerja sama berkelanjutan, termasuk melibatkan mahasiswa FEB Unkhair dalam program magang guna membantu pengelolaan operasional koperasi. (*)










