POSTTIMUR.COM, TERNATE- Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, Dheni Tjan, mendapat apresiasi dari Ketua Lembaga Pengawas Eksternal (LPE) Maluku Utara, Suryadi Gugun, atas kinerja dan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sebagai pimpinan Dinas Pangan, Dheni Tjan dinilai mampu menjalankan tugas secara santai, tegas, dan berprinsip, serta menunjukkan kinerja yang positif dan progresif dalam mengimplementasikan berbagai program strategis sektor pangan. Harapannya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat terus memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan stabil, meningkatkan keterjangkauan pangan, serta mendorong konsumsi pangan yang beragam dan bergizi bagi masyarakat.
Kinerja tersebut dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara periode 2025–2030, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Sejumlah strategi yang telah diterapkan Dinas Pangan Maluku Utara antara lain pemanfaatan lahan eks tambang untuk kegiatan pertanian, pengembangan diversifikasi pangan lokal, penerapan teknologi dan infrastruktur pertanian, serta optimalisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada sektor pertanian. Strategi ini dinilai mampu menciptakan pola swakelola yang berimbang antara industri pertambangan dan sektor pertanian-perkebunan.
Ketua LPE Maluku Utara, Suryadi Gugun, menyampaikan bahwa kebijakan dan langkah-langkah yang diambil oleh Dinas Pangan layak mendapatkan apresiasi.
“Kebijakan ini harus kita beri nilai yang apresiatif sebagai bentuk dukungan dan untuk meningkatkan semangat kerja Pemerintah Provinsi, agar mampu menopang ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, sekaligus menyokong sektor pertanian di Maluku Utara,” ujar Suryadi.
Ia juga menambahkan, dalam rangka menyukseskan visi dan misi Gubernur Maluku Utara, kerja keras Dheni Tjan yang saat ini dipercaya menahkodai Dinas Pangan dinilai cukup memadai dan berjalan secara sinergis serta terarah.
“Publik Maluku Utara tentu akan semakin puas apabila kebijakan Dinas Pangan terus berpihak pada penguatan dan pertumbuhan pangan yang berkelanjutan, serta merata di seluruh wilayah Maluku Utara,” pungkasnya. (*)










