PUSTERA Unkhair Gelar Kajian Akademik Pasca Bencana Banjir di Halmahera Barat

Breaking News435 Dilihat

POSTTIMUR.com, Halmahera Barat – Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Khairun (PUSTERA Unkhair) menggelar kajian akademik terkait penanganan pasca bencana banjir serta strategi penanggulangan dampaknya di Kabupaten Halmahera Barat tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP3D) Halmahera Barat.

Kegiatan kajian tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Halmahera Barat. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas keterlibatan akademisi dalam memberikan kontribusi pemikiran dan rekomendasi ilmiah guna mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana serta perencanaan pembangunan yang lebih tangguh terhadap risiko bencana di masa mendatang.

Tim Ahli PUSTERA Unkhair saat persiapan menyampaikanhasil kajian dan riset penanggulangan Bencana Halmahera Barat.

Kajian akademik ini menghadirkan tim ahli dari Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Khairun (PUSTERA), yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu untuk memberikan analisis komprehensif terhadap dampak bencana banjir yang terjadi di wilayah tersebut.

Adapun tim ahli yang terlibat dalam kajian ini antara lain:

Ir. Suyuti, ST., MT., Ph.D, sebagai ahli geoteknik yang memberikan analisis terkait kondisi tanah dan stabilitas wilayah pasca banjir.

Dr. Nurhalis Wahidin, SP., M.Sc, ahli foto udara yang memaparkan pemetaan wilayah terdampak melalui teknologi penginderaan jauh.

Almun Madi, ST., MT, ahli geologi yang mengkaji kondisi geologi dan potensi kerawanan bencana di wilayah Halmahera Barat.

Nonce Hasan, SE., ME, ahli sosial ekonomi yang membahas dampak banjir terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Bupati Halmahera Barat saat menyampaikan Sambutan pada kajian akademik (03/26)

Dalam diskusi tersebut, para ahli menyampaikan berbagai rekomendasi strategis, mulai dari penguatan sistem mitigasi bencana, pemetaan kawasan rawan banjir, hingga strategi pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Satuan Tugas Kodim, aparat pemerintah daerah, serta para kepala desa dari wilayah terdampak banjir.

Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, aparat keamanan, dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana serta pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Barat.

Suasana tim Ahli saat menyampaikan hasil riset jumat, (13 Maret 2026)

Melalui kajian akademik ini, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan langkah-langkah strategis penanganan pasca bencana banjir serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana di masa depan.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *