Universitas Khairun dan Pemkot Ternate Perkuat Kolaborasi Penanganan Sampah Lewat KKN 2026

POSTTIMUR.COM, TERNATE- Universitas Khairun melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mulai memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Ternate dalam mendorong hilirisasi riset dan pengabdian masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027.

Koordinasi awal tersebut berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, di ruang kerja Wali Kota Ternate dan diterima langsung oleh M. Tauhid Soleman. Pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya terkait persoalan sampah di Kota Ternate.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Kepala LPPM Unkhair Sundari, Sekretaris LPPM Hamidin Rasulu, Ketua P2KM Nurdin I. Muhammad, serta Kasubag Umum LPPM M. As’ad Jamil.

Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat dan akan diintegrasikan dengan program pengabdian mahasiswa melalui KKN. Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah penanganan dan pengelolaan sampah berbasis edukasi masyarakat dan inovasi sederhana yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di tingkat kelurahan.

Kepala LPPM Unkhair, Prof. Dr. Sundari, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis agar hasil riset kampus tidak hanya berhenti di ruang akademik, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi atas persoalan lingkungan di tengah masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan hasil riset sivitas akademika Universitas Khairun dapat diterapkan secara langsung, khususnya dalam pengelolaan sampah berbasis edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi teknologi sederhana,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi komitmen Universitas Khairun dalam mendukung pembangunan daerah melalui penelitian dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk melahirkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

Koordinasi awal tersebut berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, di ruang kerja Wali Kota Ternate dan diterima langsung oleh M. Tauhid Soleman.

Pemerintah Kota Ternate juga berharap program KKN yang akan dijalankan dapat berlangsung secara berkelanjutan minimal selama tiga tahun agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari edukasi lingkungan, pendampingan pengelolaan sampah, hingga penguatan kesadaran masyarakat di tingkat kelurahan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Ternate berencana melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan program pengelolaan sampah untuk melakukan pembahasan lanjutan bersama LPPM Universitas Khairun. Langkah ini diharapkan membuat implementasi program kolaboratif berjalan lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran.

Kolaborasi antara Universitas Khairun dan Pemerintah Kota Ternate ini diharapkan menjadi model sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menciptakan inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan pengabdian masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed