POSTTIMUR.COM, MABA – Bupati Halmahera Timur (Haltim), Ubaid Yakub, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Dorolamo dan Desa Martana Jaya, Kecamatan Maba Tengah, Selasa (2/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan tanggap darurat yang telah berjalan sejak banjir melanda wilayah tersebut pada 20 Mei 2026. Selain itu, peninjauan juga bertujuan melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus menyiapkan langkah teknis lanjutan guna mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang.
Dalam kunjungan itu, Bupati Ubaid meninjau sejumlah titik rawan banjir dan berdialog dengan masyarakat setempat. Ia juga memimpin pertemuan bersama warga, pemerintah desa, instansi teknis, serta pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk membahas langkah penanganan lanjutan.
Dari hasil pertemuan tersebut, pemerintah daerah berkomitmen melakukan kajian teknis secara menyeluruh dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan penanganan banjir.
“Karena ini menyangkut aspek teknis, setelah kegiatan hari ini saya akan memanggil dinas-dinas terkait untuk membahas langkah lanjutan yang akan diambil,” kata Ubaid.
Bupati juga meminta perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah terdampak, yakni PT Kirana dan PT Taiwi, untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya penanganan banjir.
“Selain itu, saya meminta kepada kedua perusahaan tersebut untuk sementara waktu tidak melakukan penebangan kayu dalam radius satu kilometer dari kawasan permukiman warga. Mereka masih bisa beraktivitas, tetapi di luar batas yang telah disepakati bersama. Alhamdulillah, mereka menyetujui hal tersebut,” ujarnya.
Menurut Ubaid, tim teknis akan terlebih dahulu melakukan survei dan pemetaan guna mengidentifikasi faktor-faktor penyebab banjir secara komprehensif. Dengan demikian, langkah penanganan yang dilakukan nantinya benar-benar menyentuh akar persoalan.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai karena kewenangannya berada pada mereka. Kami ingin proses penanganan ini berjalan cepat karena sifatnya mendesak dan strategis,” katanya.
Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Haltim melalui tim teknis telah menyiapkan sejumlah rencana pekerjaan, di antaranya pembangunan kanal baru, pembangunan pintu air untuk mengurangi debit air, pembuatan gorong-gorong, serta pembangunan jembatan penghubung.
Selain itu, pada beberapa titik yang dinilai rawan longsor, pemerintah juga akan mempertimbangkan pemasangan bronjong sebagai langkah penguatan tebing dan perlindungan kawasan permukiman.
Usai meninjau sejumlah titik tanggap darurat di Desa Dorolamo, Bupati Ubaid bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke SD dan SMP di Desa Martana Jaya untuk melihat kondisi fasilitas pendidikan pascabanjir.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala BPBD Haltim Darso Gajal, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Camat Maba Tengah, Kepala Desa Dorolamo dan Martana Jaya, serta pimpinan PT Kirana. (*)















