Ubah Sampah Jadi Berkah, Dr. E. Ida Hidayanti Ajak Masyarakat Bangun Budaya Peduli Lingkungan

POSTTIMUR.COM, TERNATE- Persoalan sampah yang terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat menjadi perhatian serius berbagai pihak. Menjawab tantangan tersebut, digelar sosialisasi bertajuk “Sampah Menjadi Berkah: Kelola Bijak, Lingkungan Sehat” di Lingkungan Sangaji sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. E. Ida Hidayanti, S.E., M.Si. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir terhadap sampah. Menurutnya, sampah bukan sekadar limbah yang harus dibuang, tetapi dapat menjadi sumber daya bernilai ekonomi apabila dikelola dengan baik melalui penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

Dr. E. Ida Hidayanti menegaskan bahwa perubahan besar dalam pengelolaan lingkungan harus dimulai dari langkah-langkah sederhana di tingkat rumah tangga. Kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta memanfaatkan kembali barang yang masih layak menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

“Kesadaran masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah. Ketika setiap individu mulai peduli dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan, maka dampak positifnya akan dirasakan oleh seluruh lingkungan,” jelasnya.

Selain memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, pengelolaan sampah yang tepat juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Melalui pengembangan bank sampah, kerajinan berbahan daur ulang, hingga usaha berbasis ekonomi sirkular, sampah dapat diolah menjadi produk bernilai jual sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Sosialisasi ini juga menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi atas persoalan lingkungan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan serta mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari lingkungan keluarga. Sebab, lingkungan yang bersih dan sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

Mengakhiri sosialisasi, Dr. E. Ida Hidayanti menyampaikan pesan inspiratif, “Sampah bukanlah akhir dari sebuah barang, melainkan awal dari sebuah manfaat. Kelola dengan bijak, jadikan berkah, dan wariskan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan besar selalu berawal dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *